BPIPI Kemenperin Raih Predikat WBBM Kategori Layanan Publik Terbaik

- Sabtu, 25 Desember 2021 23:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122021/_8561_BPIPI-Kemenperin-Raih-Predikat-WBBM-Kategori-Layanan-Publik-Terbaik.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com - Setelah mengantongi predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2019, kini Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) Sidoarjo berhasil menerima status Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2021. Penobatan ini diumumkan dalam acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), beberapa waktu lalu.

BPIPI Sidoarjo mendapat penghargaan WBBM bersama tiga unit kerja lainnya dari Kementerian Perindustrian. Pencapaian BPIPI ini sebagai satu-satunya unit pelayanan teknis (UPT) di bawah binaan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin yang mampu menyabet penghargaan WBBM tahun 2021. “Keberhasilan ini tentu sangat membanggakan. Kami terus mendorong komitmen organisasi terhadap integritas dan profesionalitas untuk memberikan pelayanan terbaik dan inovasi berkelanjutan bagi para IKM,” kata Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Reni Yanita di Jakarta, Sabtu (25/12/2021).

Menurut Reni, dilansir dari Kemenperin.go.id, Sabtu (25/12/2021), predikat WBBM yang diterima BPIPI menunjukkan bahwa unit pelayanan BPIPI memiliki budaya kerja yang anti korupsi dan pelayanan prima. Sinergi ini sesuai yang disampaikan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin saat memberikan arahan pada acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju WBK-WBBM Tahun 2021 secara daring, pada Senin (20/12/2021) lalu.

Baca Juga : Ciptakan Wirausaha di Pesantren, Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Halal

Wapres saat itu menyampaikan, segala upaya nyata harus terus diselenggarakan oleh unit-unit kerja di bawah kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah agar masyarakat dapat menikmati ragam pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, murah, dan inklusi. Ke depan, sambungnya, BPIPI terus melanjutkan upaya pengembangkan produk, kreativitas, promosi, penumbuhan dan pengembangan IKM serta hubungan kemitraan untuk meningkatkan daya saing IKM persepatuan sebagai potensi sumber daya daerah dan berdampak pada penguatan ekosistem industri persepatuan yang lebih luas.

[br] Dalam praktiknya, BPIPI turut melaksanakan pengembangan dan peningkatan kreativitas produk, pelaksanaan bantuan informasi pasar, promosi dan pemasaran, penguatan industri 4.0, peningkatan kemampuan IKM agar dapat mengekspor produknya. Beberapa program untuk mendukung pelaku bisnis industri kecil dan menengah persepatuan, di antaranya berupa layanan uji persepatuan, inkubator bisnis teknologi persepatuan, ekosistem digital Indonesia Footwear Network, hingga kompetisi kreatif skala nasional Indonesia Footwear Creative Competition.

“BPIPI berupaya terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem menjadi ekosistem industri persepatuan nasional melalui pendampingan terintegrasi, penguatan kemitraan, kolaborasi, dan mendorong IKM agar tembus pasar ekspor,” ungkap Reni. Dalam menjalankan pelayanan publik, BPIPI mengedepankan kualitas pelayanan yang berorientasi pada masyarakat, khususnya dalam memfasilitasi IKM persepatuan di Indonesia.

Balai yang memiliki motto Salam Sepatu (Semangat-Cepat-Jitu) ini memiliki visi untuk menjadi organisasi layanan publik dengan inovasi yang berkelanjutan, administrasi dan birokrasi yang sederhana, operasional dan pelayanan yang cepat, tepat, akuntabel, informatif, akurat, terpercaya dan mudah diakses. “BPIPI akan fokus mengoptimalkan potensi IKM persepatuan menghasilkan produk yang lebih baik (dalam hal service, safety, quality, cost, delivery and morale), agar IKM mampu bermitra dengan industri besar,” ujar Reni.

Baca Juga : Punya Nilai Ekonomi Rp 750 Triliun, Kemenperin Fokus Hilirisasi Industri Sawit

Selain itu, hasil pembinaan dan kolaborasi yang dilakukan oleh BPIPI melalui upaya berkesinambungan, dapat menghasilkan produk IKM persepatuan yamg berkualitas dan beberapa di antaranya sudah ekspor. (BS09)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Perkuat Praktik Industri Hijau, UPER Gelar Green Chemistry for Industrial Excellence 2025

Politik & Pemerintahan

Dorong Percepatan Investasi Kawasan Industri Terpadu Kadin Sumut Bertemu PT JIEP dan BPS

Politik & Pemerintahan

Abaikan 'Noise', Kadin Sumut Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimis Hadapi Tantangan Ekonomi

Politik & Pemerintahan

Resmikan Terminal Ferry International Gold Coast, Menko AHY: Untuk Memperkuat Konektivitas

Politik & Pemerintahan

Permudah Akses Layanan untuk Masyarakat, Dinas PMPTSP Kota Binjai Akan Luncurkan MPP

Politik & Pemerintahan

Walikota Medan Sidak Mal Pelayanan Publik, Baru 5 Menit Pelayanan Online KTP Dibuka, Langsung Habis