Prabowo Dipastikan Maju 2024, Cari Cawapres Jadi Tantangan Berikutnya

Herman - Senin, 11 Oktober 2021 10:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102021/_7780_-Prabowo-Dipastikan-Maju-2024--Cari-Cawapres-Jadi-Tantangan-Berikutnya.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com -Gerindra memastikan Prabowo Subianto maju kembali di Pilpres tahun 2024. Rekam jejak Prabowo yang telah kalah 2 kali dalam perhelatan Pilpres dinilai menjadi jalan terjal dalam menggaet cawapres hingga koalisi."Rekam jejak Prabowo yang kalah dua kali ini tidak mudah dilupakan oleh banyak orang dan tidak mudah juga dilupakan oleh partai politik," ujar Peneliti dari KedaiKOPI, Hendri Satrio kepada detikcom, Minggu (10/10/2021).Hendri mengakui nama Prabowo menjadi yang tertinggi dalam beberapa survei. Meski begitu, pada 2 pemilu sebelumnya, hal ini juga terjadi yang pada akhirnya Prabowo harus menelan pil pahit kekalahan."Hanya dengan pengalaman begitu mesti kerja ekstra keras teman-teman Gerinda untuk mendapatkan pasangan Prabowo dan mendapatkan teman koalisi untuk Gerindra, jadi tidak mudah," terang Hendri."Di antara para calon presiden Prabowo yang tantangannya paling berat karena ada rekam jejak gagal 2 kali tidak mudah untuk meyakinkan orang lain memberikan kesempatan ketiga," imbuh Hendri.[br] Sementara peneliti dari Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul, mengatakan tingginya nama Prabowo dalam survei tidak menjadi jaminan utuh bakal sukses di Pilpres 2024. Rakyat dinilai memiliki logika politik sendiri untuk memilih pemimpin.Ahmad menduga Gerindra akan berkoalisi dengan PDIP di 2024. Namun, yang jadi kendala adalah, kedua partai memiliki ego masing-masing."Tantangannya, PDIP dan Gerindra masih menimbang ego mereka, untuk menentukan siapa yang akan di posisi pertama atau kedua. sebagai pemilik elektabilitas tertinggi, tabu PDIP berposisi di level Cawapres. Tapi kalau PDIP mau di posisi Cawapres, Puan bisa jadi alternatif untuk berpasangan dengan Prabowo. Apakah rakyat menghendaki? Wallahu a'lam bi shawab," lanjutnya.Dalam keterangan tertulis, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani memastikan bahwa Prabowo akan berlaga dalam Pilpres 2024. Dia menargetkan perolehan suara Prabowo di Sulawesi Selatan (Sulsel) menang dengan persentase 65 persen."Saya katakan, 2024 Pak Prabowo insyaallah akan maju dalam laga pilpres. Majunya beliau karena begitu masifnya permintaan kita semua. Majunya beliau karena begitu besar harapan rakyat, pembangunan harus berlanjut, cita-cita kita berpartai belum terwujud," kata Muzani, Minggu (10/10/2021)."Maka, apa yang baru Saudara ucapkan (meminta Prabowo maju di pilpres) akan kami teruskan. Dan dengan tidak mendahului jawaban beliau, saya katakan sekali lagi, insyaallah Pak Prabowo akan maju di Pilpres 2024," sambung dia.(dtc)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat

Politik & Pemerintahan

Jawaban Prabowo Saat Diminta Gerindra Maju Capres Lagi di 2029

Politik & Pemerintahan

Rapimnas Berubah Jadi KLB, Prabowo Tetap Jadi Ketum Gerindra 2025-2030

Politik & Pemerintahan

DKPP Apresiasi KPU hingga Polri Sukseskan Pemilu 2024

Politik & Pemerintahan

3 Putusan Terkini MK Terkait Pemilu, Termasuk Hapus Ambang Batas Capres

Politik & Pemerintahan

PT 20% Dihapus, Komisi II DPR Bahas Jumlah Kandidat Pilpres Usai Reses