Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menggelar rapat tentang sosialisasi awal tema dan prioritas pembangunan tahun 2022 yang dibuka Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan, bersama Wakil Bupati H M A Yusuf Siregar, serta Sekda kab Deli Serdang Darwin Zein yang dihadiri para Staf Ahli, Asisten, OPD, Kabag, Camat se-Deli Serdang."Melalui kegiatan ini kita akan menyepakati dan merencanakan apa yang akan kita kerjakan di tahun 2022. Kita semua harus bekerja sama, tidak ada OPD-OPD yang bekerja atau merencanakan pekerjaan sendiri sendiri, pada rapat ini harus dijabarkan lebih lanjut ke dalam tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, hingga program prioritas yang akan dilaksanakan. Hal ini tentu bukan pekerjaan mudah, tidak akan bisa dilakukan oleh segelintir orang saja. Perlu Sinergi, kolaborasi, diskusi serta proses-proses panjang lainnya yang harus kita lalui," ujar Bupati dilansir dari laman deliserdangkab.go.id, Minggu (14/02/2021)."Untuk itu marilah kita bersama-sama mencurahkan ide gagasan sumbang saran serta berbagai masukan yang positif dan konstruktif lainnya dalam rangka penyusunan rencana pembangunan di Kabupaten Deli Serdang," sambung Bupati.Sementara itu, Kepala Bappeda Ir Remus Hasiholan Pardede menjelaskan dalam paparanya prioritas pembangunan RKPD Tahun 2022 ada 4 point penting yaitu peningkatan kualitas mutu pendidikan, kesehatan dan pembangunan sosial dilakukan secara strategi dengan peningkatan sumber daya dan sarana prasarana di bidang pendidikan dan kesehatan, penguatan nilai religius, kerukukunan dan perlindungan sosial."Kemudian pengembangan aksesibilitas dan kewilayahan dilakukan dengan strategi peningkatan pengembangan wilayah, peningkatan kualitas infrastruktur terintegrasi yang mampu memberikan nilai tambah perekonomian dan peluang investasi daerah," jelasnya.Sedangkan optimalisasi komoditas dan produk unggulan daerah yang berdaya saing dilakukan dengan strategi peningkatan daya saing daerah melalui perwujudan ekosistem inovasi, keterampilan sumberdaya UMKM dan bumdes bebrbasis tehnologi tepat guna dan pengembangan destinasi unggulan berbasis ekowisata, agriwisata dan kearifan lokal."Pemantapan pelaksanaan reformasi birokrasi dilakukan dengan strategi tata kelola pemerintahan daerah berbasis IT, pemanfaatan inovasi pelayanan publik dan percepatan pelaksanaan zona integritas pada perangkat daerah," pungkasnya memaparkan.(BS09)