Resmi Terbentuk, Komite Kerja Optimalisasi Desa di Sumut Siapkan Tiga Program Awal

Herman - Kamis, 17 Desember 2020 14:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122020/_4943_Resmi-Terbentuk--Komite-Kerja-Optimalisasi-Desa-di-Sumut-Siapkan-Tiga-Program-Awal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Setelah resmi terbentuk, Komite Kerja Optimalisasi Pembangunan dan Pengembangan Wilayah Desa di Sumut langsung bergerak cepat dan segera melaksanakan tiga program awal.Ketua Komite Kerja Optimalisasi Desa M Isa Indrawan, memaparkan, tiga program tersebut meliputi, program capacity building (penguatan SDM). dalam program ini, kata Isa, nantinya akan diadakan berbagai pelatihan kepada aparatur desa dan penyesuaian program kejar paket c untuk para Kepala Desa yang menurut data, bahwa beberapa hanya tamat SMP atau SMA. "Untuk itu Perguruan Tinggi Swasta yang bergabung dalam Asosiasi APTISI memiliki peran sebagai pendidik mahasiswa, dengan program kampus merdeka, maka para mahasiswa dapat berperan sebagai agen di lapangan dan memiliki waktu satu setengah tahun untuk belajar langsung ke desa-desa," ujarnya.Program kedua, lanjutnya, Program Pertashop, PertaDes. Program ini akan bekerjasama dengan BUMN. dan di desa juga dengan mengoptimalkan BUMDES. Sedangkan program ketiga adalan Program Eco Wisata (Eco Tourism), dan Desa Digital. "Untuk Kabupaten Batubara, desa eco wisata yang akan dikembangkan adalah ke tempat destinasi di Pulau Salah Nama," papar M Isa Indrawan, dalam Rapat Komite Kerja Optimalisasi Desa yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Utara, Rabu (16/12/2020).Dalam rapat tersebut, M Isa Indrawan juga menyampaiakn, komite ini melakukan Kerjasama dengan prinsip kolektif kolegial. Keterlibatan Perguruan Tinggi dalam program ini akan membantu memperlancar Komite melaksanakan tugasnya khususnya terkait dengan Riset / Peneltian dari Perguruan Tinggi yang hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kepentingan program-program. Keterlibatan Dunia Usaha, KADIN Sumatera Utara dalam bidang Perindustrian dan Perdagangan."Untuk menjaga agar Komite yang telah dibentuk dapat menjalankan tugas dengan baik dan terarah, maka perlu juga ada pendampingan dari Komite Advokasi Daerah (KAD) Sumatera Utara yang diketuai oleh M Santri Sinaga. Keberadaan Komite Kerja ini adalah sebagai percepatan dan optimalisasi, bukan memperpanjang proses birokrasi," sebutnya.Sebelumnya, Kepala Dinas PMD Provinsi Sumut Aspan Batubara yang membuka dan memandu rapat tersebut, menjelaskan, setelah penandatanganan MoU Pemprov Sumatera Utara, APTISI Sumatera Utara dan KADIN Sumatera Utara tentang Optimalisasi Pembangunan dan Pengembangan Wilayah Desa dan telah dibentuk dan ditandatangani SK Komite Kerja Optimalisasi Pembangunan dan Pengembangan Wilayah Desa yang secara teknis menjalankan kerja dan kinerja. Adapun komite tersebut memilki 4 (empat) bidang kerja yang membidangi, yakni Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Provinsi Sumatera Utara, Bayu Tampubolon, Bidang Kelembagaan Desa, Dinas PMD Provinsi Sumatera Utara Hardiyanto, Bidang Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas PMD Provinsi Sumatera Utara, Tomson Purba, Bidang Humas dan Litbang Dinas PMD Provinsi Sumatera Utara, Erwinsyah.

Empat bidang tersebut dilengkapi Sekretaris Dinas PMD Provinsi Sumatera Utara Elkadi "Komite juga bisa memanfaatkan keberadaan pendamping desa yang ada di setiap desa. Perlu juga direncanakan program yang menangani pembinaan Bumdes, mengingat banyak usaha bumdes yang belum produktif seperti usaha simpan pinjam," ujar Aspan.Hadir dalam rapat tersebut, dari Dinas PMD Sumut mendampingi Kadis Aspan Sofian, diantaranya Elkadi, Bayu Tampubolon, Erwinsyah, Hardiyanto, Tomson Purba. Perwakilan KADIN, Hendra Utama, Hendra Arbie, FA Samuael HSB, Oky Irawan, Arman Chandra, Riza Ashaldi. Hadir juga dari APTISI diantaranya M Isa Indrawan, Selamat Riadi, Zulfahri Lubis. Hadir juga Ketua KAD Sumut M Santri Sinaga.

Terpisah, Ketua Kadin Sumut Ivan Iskandar Batubara, menyampaikan, memberikan dukungan atas pembentukan Komite tersebut atas MoU yang telah disepakati antara Pemprovsu, Kadin dan APTISI yang disaksikan oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.(BS10)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Implementasi Permendag 24/2025 Tersendat, KADIN Dorong Impor Plastik Bekas Terkendali

Politik & Pemerintahan

KADIN: Kelangkaan Plastik Bekas Picu Harga Polibag Naik 40%, Ancam Inflasi Pangan

Politik & Pemerintahan

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Politik & Pemerintahan

Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan

Politik & Pemerintahan

Arman Chandra Resmi Raih Gelar Magister Hukum, Sukses Pertahankan Tesis di Universitas Panca Budi Medan

Politik & Pemerintahan

Kadin Sumut Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Pemulihan Pascabencana