Akhyar Nasution: Pemko Medan Siapkan Perwal Adaptasi Kebiasaan Baru

- Kamis, 02 Juli 2020 20:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072020/_318_Akhyar-Nasution--Pemko-Medan-Siapkan-Perwal-Adaptasi-Kebiasaan-Baru.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi mengungkapkan Pemko Medan terus bergerak dan mengajak berbagai pihak untuk bersama memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Di samping itu, secara regulasi setelah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan No. 11 Tahun 2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), saat ini Pemko Medan sudah mempersiapkan Perwal tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Pandemi Covid-19.“Perwal Adaptasi Kebiasaan Baru ini nantinya akan menjadi pedoman untuk masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari di dalam kondisi pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya ini,” ujarnya dari ruang Command Center pada web seminar (webinar) bertajuk “Kesiapan dan Solusi Bidang Kesehatan,” dilansir dari Pemkomedan.go.id, Kamis (02/07/2020).Dalam webinar yang terselenggara atas kerjasama Pemko Medan dengan Universitas Sumatera Utara ini, Akhyar mengatakan, selain akan menerapkan Perwal tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Pandemi Covid-19, Pemko Medan tetap menjalankan dan menegakkan Perwal No.11/2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19."Sifatnya untuk mendisiplinkan masyarakat. Salah satunya wajib mengenakan masker bagi siapapun yang berada di wilayah Kota Medan," jelasnya didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah & Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD&PSDM) Kota Medan Muslim Harahap.Akhyar juga memaparkan, saat ini jumlah warga Kota Medan yang positif terinfeksi Covid-19 terus meningkat. Berdasarkan data terakhir dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Medan, Rabu (01/07/2020), jumlah positif sebanyak 1.033 orang dengan perincian sebanyak 689 orang menjalani perawatan di rumah sakit, 63 orang meninggal serta 281 orang berhasil disembuhkan."Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Umumnya penderita didominasi oleh orang tanpa gejala (OTG). Tanpa menunjukan tanda atau gejala apapun, dirinya tetap beraktifitas sehingga rentan menularkan ke orang lain. Penularan pertama terjadi di lingkungan inti yakni keluarga. Oleh karenanya, kita terus melakukan rapid test selektif guna mengetahui secara dini sehingga mencegah potensi penularan agar tidak semakin masif di tengah masyarakat," terangnya.Terkait dengan itu, Akhyar berharap webinar ini menghasilkan sebuah referensi bagi masyarakat dalam menyikapi pandemi virus yang mewabah pertama kali di Kota Wuhan, China tersebut. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada USU yang telah melakukan rapid test massal sebagai langkah screening awal terhadap masyarakat. Mari bersama kita lawan corona lewat ilmu, pengetahuan, kemampuan dan kapasitas masing-masing yang dimiliki," ajaknya.Wakil Rektor III USU, Prof Drs Mahyuddin KM Nasution MIT PhD, membuka webinar tersebut mengungkapkan bahwa tujuan digelarnya webinar tersebut untuk menggali masukan dari para ahli sesuai dengan ilmu dan kompetensi. Dengan harapan, hasil diskusi yang dilakukan mampu membantu tugas Pemko Medan dalam menangani Covid-19 di Kota Medan."Kami berharap webinar ini dapat menjadi ajang diskusi bagi kita untuk menghasilkan solusi bersama menghadapi pandemi. Apalagi pandemi ini mengakibatkan semua sektor kehidupan menjadi terganggu termasuk dunia pendidikan. Ini tantangan bagi kita semua. Semoga langkah-langkah yang kita lakukan dapat memberikan hasil yang signifikan," ujar Mahyuddin.Usai dibuka, webinar dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan menghasilkan para narasumber yakni Prof. Drs. Heru Santoso selaku Wakil Dekan III Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) USU, Wakil Dekan Fakultas Kedokteran USU Prof. Dr. Dina Keumala Sari serta Dr. Putri Chairani Eyanoer sebagai Dosen Fakultas Kedokteran USU. Webinar juga turut diikuti Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Arjuna Sembiring dan para dosen di lingkungan USU. (BS09)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Politik & Pemerintahan

Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset

Politik & Pemerintahan

Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat

Politik & Pemerintahan

Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Walikota Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan

Politik & Pemerintahan

Walikota Medan Dukung BBMKG Sebar Informasi Cuaca Melalui Videotron Pemko Medan

Politik & Pemerintahan

Wakil Walikota Medan Tinjau Pendaftaran Mudik Gratis