Kepala Bakamla RI Buka Long Distance Learning On Job Training Pengawak Kapal Negara, Stasiun Pengamat dan Admin PPK

- Selasa, 02 Juni 2020 22:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062020/_2901_Kepala-Bakamla-RI-Buka-Long-Distance-Learning-On-Job-Training-Pengawak-Kapal-Negara--Stasiun-Pengamat-dan-Admin-PPK.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST

Beritasumut.com-Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksdya TNI Aan Kurnia SSos MM membuka Long Distance Learning On Job Training (OJK) bagi Pengawak Kapal Negara, Stasiun Pengamat dan Admin PPK Bakamla RI. OJK ini dilaksanakan melalui video teleconference, di Markas Besar Bakamla RI, Jl. Proklamasi No.56, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (02/06/2020).

Dalam amanat, dilanjutkan pemberian materi kuliah umum, Kepala Bakamla Laksdya TNI Aan Kurnia SSos MM mengatakan, tugas dan fungsi Bakamla RI sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2014 tentang Kelautan. Tugasnya adalah melakukan patroli keamanan dan keselamatan laut di wilayah perairan Indonesia dan perairan yurisdiksi Indonesia. Maka membutuhkan dukungan sumber daya manusia terlatih dan profesional untuk mendukung kegiatan operasi Bakamla RI dalam berbagai penugasan.

“Dalam upaya mengoptimalkan tugas patroli, keberadaan kapal patroli menjadi alat utama dalam mendukung pelaksanaan tugas operasi di laut, tentunya harus diawaki oleh ABK dengan kemampuan dan keterampilan terlatih dan handal dalam menjalankan tugas sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing,” tegas Kepala Bakamla RI.

Di tengah suasana pandemi Covid-19, Bakamla RI mengambil kebijakan untuk tetap menyelenggarakan pelatihan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi. “Dalam suasana yang sangat tidak kondusif untuk menyelenggarakan pelatihan dalam bentuk klasikal, proses belajar long distance learning menjadi sebuah pilihan. Jika dahulu pembelajaran menggunakan papan tulis, saat ini dapat menggunakan komputer (video teleconference), jika dahulu narasumber/instruktur/dosen harus bertatap muka dengan siswa, saat ini dapat dilaksanakan di tempat yang berbeda dan jauh,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Kepala Bakamla, tidak semua program latihan ini dapat dilaksanakan hanya dengan metode long distance learning. “Setelah pemberian materi online nantinya tetap akan dilaksanakan praktek lapangan di zona masing-masing,” jelasnya.

Sementara itu Direktur Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla Sandy M. Latief dalam laporannya mengatakan, pelatihan on job training melalui metoda long distance learning ini diikuti oleh 346 personel Bakamla RI, dan akan berlangsung selama 20 hari.

Acara pembukaan pelatihan secara virtual tersebut diikuti oleh Sestama Bakamla RI Laksda Bakamla S Irawan MM, para Deputi Bakamla RI, Direktur Operasi Laut Bakamla RI, Direktur Operasi Udara Maritim Bakamla RI, Direktur Hukum Bakamla RI, Direktur Data dan Informasi Bakamla RI, Direktur Strategi Bakamla RI, para Kepala Zona Maritim Bakamla RI, para instruktur, para awak KN Bakamla RI, dan para awak SPKKL. (Rel)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Bakamla RI Jemput 3 ABK Yang Ditangkap Malaysia

Politik & Pemerintahan

Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu

Politik & Pemerintahan

Bakamla RI Respons Cepat Evakuasi Kapal Tugboat TB Magnolia di Perairan Salira

Politik & Pemerintahan

Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali

Politik & Pemerintahan

Bakamla RI Tangkap Kapal Kayu Bermuatan Rokok Ilegal 200 Ball di Perairan Tembilahan

Politik & Pemerintahan

Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten