Pemerintah Beri Kesempatan ASN Tingkatkan Kapasitas Lewa Program Double Degree

Herman - Kamis, 22 Agustus 2019 15:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082019/818_Pemerintah-Beri-Kesempatan-ASN-Tingkatkan-Kapasitas-Lewa-Program-Double-Degree.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Sebagai langkah awal untuk memenuhi visi Indonesia lima tahun ke depan soal pengembangan sumber daya manusia (SDM) termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjalankan roda pemerintahan, pemerintah meluncurkan konsep peningkatan kapasitas ASN melalui program Double Degree dengan menggandeng Universitas dalam negeri dan luar negeri.

 

“Para ASN yang mengikuti Double Degree disiapkan sebagai reform agent, yang paham isu dan masalah internal serta dikolaborasikan dengan konsep dan perkembangan paradigma reformasi birokrasi yang berkembang di dunia,” kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin dalam acara Launching Program Double Degree, di Jakarta, Rabu (21/08/2019).

 

Menurut Menteri PANRB, para ASN dari seluruh instansi pemerintah akan diseleksi dan direkrut untuk menjalani pendidikan di berbagai bidang. Bidang yang akan dipelajari adalah administrasi pemerintahan, kebijakan publik, e-government, reformasi sektor publik, dan ekonomi.

 

Peserta didik yang terpilih akan menjalani pendidikan selama satu tahun di Universitas Indonesia atau Universitas Hasanuddin. Setelah dinyatakan lulus, mereka akan mengenyam pendidikan selama satu tahun di University of Melbourne atau Victoria University of Wellington.

 

“Kedua universitas ini merupakan universitas yang memiliki reputasi unggul dalam program kebijakan publik serta e-government,”jelas Syafruddin.

 

Dengan mengikuti pendidikan ini, ASN nantinya tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang pemerintahan dan birokrasi melalui perspektif nasional, tetapi juga berkesempatan belajar tentang e-Government dan kebijakan publik lewat perspektif global.

 

“Adapun untuk teknis pelaksanaan program dan pembiayaan akan melibatkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dikelola oleh Kementerian Keuangan,” sambung Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKM) Bima Haria Wibisana.

 

Nantinya Universitas Indonesia akan menjadi garda terdepan dalam mengawal pengembangan SDM Aparatur di wilayah barat, sedangkan Universitas Hasanuddin akan mengawal pengembangan SDM Aparatur di wilayah timur Indonesia.

 

Menteri PANRB berharap program ini merupakan inisiasi awal yang berkelanjutan untuk membuka ruang bagi ASN meningkatkan kapasitas diri khususnya dalam hal pendidikan, sekaligus menindaklanjuti visi Indonesia dalam peningkatan SDM, termasuk di dalamnya profesi ASN yang bertugas menjalankan roda pemerintahan.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Wagub Sumut Ikuti Rakor Kesiapan Pengangkatan CASN 2024 Dipimpin Mendagri

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo Luncurkan Mekanisme Baru, Tunjangan Guru ASN Daerah Kini Lebih Cepat dan Transparan

Politik & Pemerintahan

Pj Gubernur Sumut Sebut Efisiensi Anggaran Bagian dari Loyalitas ASN

Politik & Pemerintahan

Kemenkeu Mau Ambil Alih Pembayaran Dana Pensiun ASN

Politik & Pemerintahan

Asnaedi Jadi Ketum PB Shokaido Periode 2025-2029

Politik & Pemerintahan

Ini Alasan PNS Dilarang Mengajukan Pindah dalam 10 Tahun