Imbau Masyarakat Tunggu Hasil Real Count, Mendagri Apresisiasi Penyelenggara Pemilu Serentak

Herman - Kamis, 18 April 2019 10:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir042019/1105_Imbau-Masyarakat-Tunggu-Hasil-Real-Count--Mendagri-Apresisiasi-Penyelenggara-Pemilu-Serentak.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyampaikan apresiasiasinya keada para penyelenggara Pemilu yang telah berhasil menyelenggarakan Pilpres (Pemilihan Presiden) dan Pileg (Pemilihan Legislatif) secara serentak dengan lancar.

 

“Pelaksanaan secara mayoritas di wilayah Indonesia berjalan lancar, tertib. Kerja KPU dan Bawaslu juga berjalan baik, meski ada kendala namun direspon cepat oleh KPU. Kami apresiasi hal itu,” kata Tjahjo di Jakarta, Kamis (18/04/2019).

 

Sebagai salah satu indikator kesuksesan Pemilu Serentak 2019, Menagri Tjahjo Kumolo juga menilai penyelenggaraan Pemilu mampu mengakomodir partisipasi masyarakat yang cukup tinggi.

 

“Setidaknya partisipasi masyarakat cukup tinggi dalam tahap konsolidasi demokrasi di Indonesia melalui Pileg dan Pilpres 2019 ini,” ungkap Tjahjo, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Mendagri berpesan agar masyarakat tetap tenang meski hasil hitung cepat (Quick Count) di berbagai media telah dirilis. Ia meminta masyarakat tetap menunggu hasil resmi yang akan dilakukan melalui penetapan Pleno KPU (Real Count).

 

“Saya minta semua pihak dan masyarakat tetap tenang dan menjaga persatuan, kesatuan bangsa serta mari kita tunggu hasil resmi yang ditetapkan oleh KPU RI,” pesan Tjahjo.

 

Posko Monitoring

 

Setelah mengirimkan Tim Pemantauan Pemilu di seluruh provinsi di Indonesia, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membuka Posko Monitoring 24 jam non stop untuk memantau perkembangan situasi daerah sebelum dan setelah pelaksanaan Pemilu 2019.

 

“Kemendagri membuka posko monitoring pelaksanaan Pemilu di seluruh provinsi di Indonesia melalui video conference selama 24 jam non stop,” kata Tjahjo sesaat setelah memberikan hak pilihnya di TPS 72, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/04/2019).

 

Posko monitoring Pemilu tersebut telah berjalan sejak H-2 Pemilu atau tanggal 15 April 2019 dan akan berjalan sampai H+2 Pemilu atau tanggal 19 April 2019. Setiap provinsi di Indonesia diwajibkan untuk melaporkan situasi terkini melalui video conference selama 5 hari berturut turut.

 

“Dengan dilakukannya video conference ini, kami berharap daerah dapat melaporkan situasi terkini sebelum, saat dan setelah penyelenggaraan Pemilu 2019. Jangan sampai ada permasalahan di daerah tapi tidak terlapor sampai ke tingkat pusat,” jelas Tjahjo.

 

Menurut hasil monitoring terkini, Mendagri menjelaskan, ada beberapa daerah yang kondisi cuacanya kurang baik, sehingga melalui video converence pihaknya langsung menerima laporan terkini dan berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

 

Tjahjo menambahkan, Posko monitoring tersebut dibuat untuk mengoptimalkan peran dan fungsi Kementerian Dalam Negeri. “Sebagai pembina dan pengawas penyelenggaraan pemerintahan di daerah, kami berharap inovasi pantauan Pemilu melalui video konference seperti ini dapat mendukung penyelenggar Pemilu agar Pemilu berjalan lancar dan damai,” pungkas Tjahjo.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Rekapitulasi Pemilu Tingkat Kota Medan Dimulai, Walikota Medan Apresiasi Masyarakat Tetap Jaga Kerukunan

Politik & Pemerintahan

Real Count KPU, Prabowo-Gibran Unggul 56,68 Persen

Politik & Pemerintahan

Puan Apresiasi Presiden Larang Menteri Bicara Penundaan Pemilu

Politik & Pemerintahan

Real Count KPU 100%, Akhyar-Salman 46,5%, Bobby-Aulia 53,5%

Politik & Pemerintahan

Data Masuk 29,65%, Akhyar-Salman 47,1%, Bobby-Aulia 52,9%

Politik & Pemerintahan

Real Count KPU, Akhyar-Salman 49,3%, Bobby-Aulia 50,7%