Beritasumut.com-Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) periode 2018-2023 resmi dilantik di Aula Sultan Serdang, Sergai, Rabu (16/01/2019). Hadir dalam acara pelantikan ini, Bupati Sergai Ir H Soekirman, Wakil Bupati Sergai H Darma Wijaya, Ketua DPRD Syahlan Siregar, Dandim 0204 Letkol Kav Syamsul Arifin, Kapolres Serdang Bedagai AKBP Arman, Kapolres Tebing tinggi AKBP Sunadi, Sekda Sergai Hadi Winarno, Camat se-Kabupaten Sergai, Kades se-Kabupaten Sergai, seluruh perangkat Desa se-Kabupaten Sergai dan Tokoh Agama serta para tamu undangan. Dalam kesempatan itu, Dandim 0204/Deli Serdang Letkol Kav Syamsul Arifin mengatakan, pelantikan APDESI bukanlah selesai pada saat ini tetapi mempunyai beban moral untuk bersinergi dengan pemerintah. "Oleh karena itu, anggota APDESI harus melakukan sinergitas dengan pemerintah dalam memberikan kontribusi ke lingkungan. Dan APDESI adalah bagian untuk menjadikan kota ini lebih hebat dan memberikan kontribusi positif," ujarnya. "APDESI harus mengembangkan prinsip demokratis dalam memajukan kelembagaan organisasi dan meningkatkan profesionalisme pengurus dan mensejahterakan anggota serta menjalin kemitraan dengan pemerintah dan lembaga-lembaga non pemerintah dalam rangka percepatan pemberdayaan dan pembangunan desa," sambung Dandim. Sementara itu, Bupati Sergai Soekirman mengungkapkan, APDESI merupakan sebuah organisasi yang dilahirkan untuk bekerja memajukan kesejahteraan masyarakat yang ada di desa, dan anggota APDESI yang sudah dilantik harus menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.Karena, kata Soekirman, APDESI bertujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat aparatur pemerintah dan masyarakat desa sehingga terwujudnya desa yang maju, sejahtera, adil, profesional dan demokratis. "APDESI berfungsi sebagai sarana komunikasi, fasilitasi, koordinasi, mediasi, advokasi dan perjuangan bagi Pemerintah Desa dan masyarakat desa.serta berfungsi sebagai mitra Pemerintah dan lembaga-Lembaga Non Pemerintah dalam masalah-masalah yang menyangkut kepentingan desa," pungkasnya.(Rel)