Masyarakat Diimbau Waspadai Kehadiran Caleg Karbitan

- Rabu, 16 Januari 2019 14:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012019/1679_Masyarakat-Diimbau-Waspadai-Kehadiran-Caleg-Karbitan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Masyarakat diminta mewaspadai kehadiran Calon Anggota Legislatif (Caleg) karbitan, bahkan hanya mengandalkan jabatan Orangtua dan keluarganya. Sebab mereka dinilai tidak mampu mewakili kepentingan rakyat. Hal ini diungkapkan Praktisi Hukum, Ranto Sibarani disela-sela sambutannya di acara Dialog Interaktif diselenggarakan DPD Mahasiswa Pancasila (Maoancas) Sumatera Utara di Hotel Garuda Plaza Medan, Selasa (15/01/2019).

 

Menurut Ranto, kemunculan Caleg itu sangat merugikan. "Justru Caleg seperti itu dinilai rentan, hanya mengusung kepentingan sendiri dan keluarganya semata. Sehingga akan mengabaikan aspirasi masyarakat. Saat ini mereka bertebaran di banyak parpol," ujarnya.

 

Selain Ranto Sibarani, dialog interaktif diisi pembicara lainnya yakni Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai NasDem, HM Nezar Djoely ST, dan Sekretaris Dewan Riset Daerah Sumut Dr Azizul Kholis. Dialog interaktif dibuka Ketua DPD Mapancas Sumut, Hendra Lesmana dan Ketua Panitia, Fahroel Rozi SH, dihadiri dua ratusan peserta terdiri mahasiswa, kaum ibu rumah tangga, pedagang dan kalangan penarik becak.

 

Ranto Sibarani menjelaskan, ada lima ciri Calon Legislatif berkualitas yang dinilai layak dipilih rakyat di pada Pemilu 17 April 2019. Pertama, jelas dia, Caleg tersebut diyakini memiliki komitmen menjadikan hukum sebagai panglima dalam memperjuangkan aspirasi rakyat serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

 

Kedua, lanjut dia, Caleg tersebut diyakini sudah teruji merupakan bagian dari rakyat, yakni kesehariannya sudah bersama-sama rakyat dan konstituennya sehingga tidak datang tiba-tiba. Ketiga, Caleg tersebut dikenal keberpihakannya kepada rakyat, bukan karena iklan atau pengaruh kekuasaan kerabat, keluarga apalagi berdasarkan orangtuanya semata. "Keempat, Caleg tersebut diyakini memiliki kemampuan dalam keterlibatannya dalam  pembuatan peraturan daerah, penganggaran dan pengawasan jalannya pemerintahan. Kelima, Caleg tersebut dikenal tidak terlibat dalam perbuatan melanggar SARA apalagi tersangkut kasus korupsi dan pidana lainnya," sebutnya.

 

Sementara itu, Nezar Djoely juga berharap masyarakat senantiasa kritis menyikapi dan mengenal Caleg yang akan dipilihnya. Khususnya jangan sampai salah menentukan pilihannya kepada Caleg karbitan. Sebab, Nezar juga kini menjabat Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRDSU ini meyakini Caleg karbitan ini tidak mengakar di masyarakat. Bahkan dia tidak pernah terjun membantu masyarakat. "Kemudian, Caleg seperti itu cenderung menghalalkan berbagai cara, dan mementingkan keluarganya semata. Sehingga bisa dibayangkan jika caleg karbitan ini terpilih nantinya. Dia diyakini hanya akan bagaimana menikmati keuangan negara yang diberikan kepadanya,"katanya.

 

Karenanya, masyarakat diharapkannya mewaspadai caleg seperti itu. "Dia pasti tidak memiliki idealisme. Pragmatisme diusung. Rakyat semakin sengsara nantinya," kata Wakil Rakyat asal daerah Pemilihan Sumut 1 Medan A ini. Untuk itu, Nezar mengajak para pengurus dan kader Mapancas Sumut agar aktif memberikan pemahaman kepada rakyat memilih caleg yang benar benar merakyat dan berkualitas. Sehingga jangan sampai masyarakat di Pemilu 2019 memilih caleg karbitan.

 

Sebelumnya, Sekretaris DPD Mapancas Sumut juga Ketua Panitia Pelaksana, Fahroel Rozi mengaku diselenggarakannya dialog interaktif semata-mata bertujuan memberikan pendidikan politik dan pemahaman kepada rakyat dalam menentukan Caleg yang akan dipilihnya. Sehingga caleg yang akan didukung dan dipilih benar-benar Caleg berkualitas bahkan putra daerah. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Raih Suara Tertinggi di Dapil 5, dr Dimas Sofani Lubis Kemungkinan Besar Lolos Sebagai Anggota DPRD Medan 2024-2029

Politik & Pemerintahan

Dedy Gunawan Ritonga, Pengusaha Muda Bernyali Menuju Senayan

Politik & Pemerintahan

Doa Bersama Pemilu Damai dengan Calon Legislatif Tahun 2024

Politik & Pemerintahan

Aliansi Mahasiswa Bersatu Geruduk Mapolrestabes Medan, Minta Caleg Perusak Toa Ditangkap

Politik & Pemerintahan

OTT Komisioner Bawaslu Medan, Polda Sumut Tetapkan Dua Tersangka

Politik & Pemerintahan

Anggota Bawaslu Medan Dikabarkan Terjaring Operasi Tangkap Tangan