Beritasumut.com-Pansus LPj Wali Kota Medan TA 2017 menemukan sejumlah proyek kegiatan di Dinas Pariwisata Medan yang dikerjakan 2016, namun dibayarkan 2017. "Seharusnya tidak begitu. Ini menandakan Dinas tersebut tidak profesional kelola anggaran," ujar Wakil Ketua Pansus LPj 2017, Landen Marbun, di Medan, Senin (24/09/2018). Menurut dia, kondisi itu juga menandakan bahwa proses perencanaan di Dinas Pariwisata tidak tepat dan penganggarannya tak terarah. Bahkan ada anggaran yang tak digunakan alias Silpa. "Ini harus menjadi bahan perbaikan ke depan," tegasnya. Sementara itu, Kadis Pariwisata Agus Suriono mengakui ada sejumlah kegiatan tahun 2016 namun pembayaran tahun 2017. "Untuk itu ke depan akan ada penyusunan program yang matang," katanya. (BS07)