Beritasumut.com-Para pejabat di Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) diingatkan untuk memperhatikan penyebrangan antar pulau yang ada di tapal batas. Sebab, ada beberapa penyebrangan antar pulau di wilayah perbatasan. Keselamatan penumpang, serta kelaikan moda transportasi harus diawasi. Begitu juga dengan infrastruktur yang ada. Sehingga tragedi seperti yang terjadi di Danau Toba tak terjadi lagi. Pesan tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat melantik sejumlah pejabat eselon II dann III di lingkungan BNPP. Menteri Tjahjo melantik selaku Kepala BNPP, kemarin. Menurut Tjahjo, di beberapa pulau di perbatasan, seperti Pulau Rondo, dan Pulau Sabang, terdapat infrastruktur penyeberangan antar pulau. Tjahjo tak ingin, kejadian di Danau Toba terulang di tempat lain, terutama jalur penyeberangan antar pulau yang ada di perbatasan. "Saya minta jajaran BNPP memperhatikan dan terus berkoordinasi. Karena masih ada pulau-pulau terluar di Aceh yang berbatasan dengan negara lain, misalnya Thailand. Di sana terdapat penyeberangan feri dan kapal-kapal," kata Tjahjo melalui keterangan tertulis, Selasa (10/07/2018). Dia berharap pengawasan lebih diperhatikan dan diperketat agar tidak terjadi peristiwa seperti di Danau Toba. Salah satu yang harus diperhatikan lanjut Tjahjo, adalah segi keamanan penumpang, misalnya ketersediaan pelampung, kelaikan kapal dan kapasitas kapal pengangkut itu sendiri. Tragedi di Danau Toba, harus jadi pelajaran. "Ini sangat penting agar tak terjadi kejadian yang bisa merugikan penumpang yang menggunakan moda transportasi antar pulau tersebut," tutupnya. (BS07)