Soal Wantimpres ke Israel

Presiden Jokowi: Kepergian Yahya Urusan Pribadi, Kebijakan Indonesia Tidak Berubah

Herman - Rabu, 13 Juni 2018 16:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062018/305_Presiden-Jokowi--Kepergian-Yahya-Urusan-Pribadi--Kebijakan-Indonesia-Tidak-Berubah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, bahwa kebijakan Indonesia terhadap Palestina tidak berubah. Indonesia selalu bersama Palestina. Sementara terkait kunjungan Yahya Cholil Staquf, yang kebetulan menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), ke Israel, menurut Presiden, merupakan urusan pribadi yang bersangkutan.

 

“Indonesia secara konsisten akan tetap bersama dengan Palestina,” kata Presiden Jokowi dalam pernyataannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/06/2018).

 

Menurut Presiden, dirinya telah memberikan arahan kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi untuk memprioritaskan isu Palestina selama Indonesia menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.

 

“Indonesia harus selalu bersama Palestina. Terpilihnya Indonesia menjadi anggota Dewan Keamanan PBB juga harus memberikan manfaat bagi rakyat Palestina,” ujar Presiden Jokowi.

 

Terkait kunjungan Yahya Cholil Staquf ke Israel untuk menjadi pembicara dalam sebuah acara, Presiden Jokowi menegaskan, itu merupakan urusan pribadi yang bersangkutan.

 

Kedatangan Yahya Cholil Staquf, tegas Presiden,  sama sekali tidak mengubah sikap Indonesia terhadap perjuangan Palestina.

 

“Itu adalah urusan pribadi. Beliau kan sudah menyampaikan itu urusan pribadi karena beliau diundang sebagai pembicara di Israel,” ucap Presiden Jokowi, seperti dilansir setkab.go.id.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Hadiri Undangan Israel, Wantimpres Yahya Disebut Tak Sensitif