Beritasumut.com-Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Medan, Wirya Al Rahman menyebut kehadiran moda transportasi massal seperti BRT (Bus Rapid Trans) dan LRT (Light Rapid Trans) dapat mengurangi tingkat kemacetan di Kota Medan. "Selain mengatasi kemacetan, kehadiran trasportasi massal perkotaan itu dapat memotivasi masyarakat untuk mengurangi pemakaian kenderaan pribadi," kata Wirya saat acara konsultasi publik Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Transportasi Kota Medan, di Hotel Santika Dyandra, Kamis (05/04/2018). Dengan status sebagai kota metropolitan, Wirya mengatakan, Kota Medan yang saat ini memiliki penduduk 2.5 juta ditambah dengan 500.000 jiwa penduduk tidak tetap (komuter) terus berkembang. "Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk, jumlah kendaraan juga cenderung meningkat. Namun peningkatan itu tidak sebanding dengan kapasitas jalan," tegasnya. Sementara itu, Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution menyebut Pemko Medan pun terus berupaya melakukan upaya-upaya terpadu dalam rencana strategis kebijakan angkutan massal. Diantaranya melakukan pembangunan transportasi massal perkotaan dengan menghadirkan BRT dan LRT di Kota Medan. "Kita akan berupaya mengkombinasikan kedua moda unggulan tersebut, untuk dapat dijadikan alternatif utama penggunaan moda angkutan masyarakat kota Medan di masa mendatang. Selain itu diharapkan transportasi ini dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sehingga mampu mengurangi kemacetan yang terjadi," jelasnya. (BS07)