Beritasumut.com-Ketua Persatuan Pedagang Pasar Kampung Lalang, Erwina Pinem menilai pernyataan Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution hanya bualan belaka. "Kebohongan apa lagi yang disampaikan Pemko Medan," ujar Erwina ketika dihubungi wartawan, Rabu (28/03/2018). Kata dia, sudah terlalu banyak kebohongan yang disampaikan oleh Pemko Medan terkait pembangunan pasar kampung lalang. "Korbannya kami, para pedagang," terangnya. Dia bilang, sampai saat ini tidak ada pekerjaan pembangunan pasar kampung lalang seperti yang disampaikan oleh Dirut PD Pasar, Rusdi Sinuraya. "Sudah kami cek, tidak ada pekerjaan disana. Kalau pun ada tukang, mereka tidak ada bekerja," bebernya. Erwina mengatakan dirinya baru saja menerima salinan surat adendum (perubahan) ke III atas revitalisasi pasar kampung lalang. "Suratnya adendum ke III itu ditandatangani oleh Khairuddin Siregar selaku KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dan Dedi Stefanius selaku kuasa hukum PT Budi Mangun KSO. Ini kan aneh," tuturnya. Selain kecewa dengan Pemko Medan, dia juga kecewa dengan lembaga DPRD Medan. "Dewan pun tidak bisa apa-apa, mereka lembaga mandul. Rencananya kami akan bawa masalah ini ke DPRD Provinsi, DPR RI dan ke pemerintah pusat," pungkasnya. (BS07)