Pemprov Sumut Siap Antar Dossier Geopark ke KNIU

- Selasa, 07 November 2017 22:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir112017/6512_Pemprov-Sumut-Siap-Antar-Dossier-Geopark-ke-KNIU.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) terus berupaya untuk memenuhi rekomendasi UNESCO agar Geopark Kaldera Toba (GKT) masuk dalam Unesco Global Geopark (UGG). Termasuk mempercepat penyelesaian pengerjaan dossier (laporan) GKT yang akan dikirimkan ke Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) pada tanggal 9 Desember ini.

 

“Tanggal 9 November ini kita akan mengirimkan dossier kepada KNIU dalam hal ini ke Menteri Koordinator Kemaritiman, untuk selanjutnya akan dibuat desain grafisnya dan akan diperbaiki kembali untuk kemudian tanggal 17-20 November akan dikirim ke Unesco,” ujar Wagubsu, Nurhajizah Marpaung yang juga Ketua Tim Percepatan GKT dalam Focus Grup Discusion (FGD) yang digelar agar Geopark Kaldera Toba bisa masuk UGG, di kantor Gubsu, Selasa (07/11/2017).

 

Turut hadir dalam FGD tersebut, Ahli Geologi dari Badan Geologi Bandung, Indio Pratomo, Ketua Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba, Alimin Ginting, Dewan Pakar Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba, Dirut Badan Pengelola Otorita Danau Toba, Arie Prasetyo, dan pimpinan SKPD Provsu terkait.

 

Nurhajizah mengatakan, dossier yang akan dikirimkan ke KNIU itu sebelumnya sudah dibahas oleh Menko Kemaritiman, Menteri Pariwisata, Mendikbud, Menteri ESDM juga Badan Geologi.“Selanjutnya setelah dossier dikirim ke Unesco, maka tanggal 21-22 November kita akan roadshow ke lapangan,” terang Nurhajizah.

 

Kemudian pada bulan Desember akan dilakukan kunjungan adviser dari Unesco, untuk itulah akan dilakukan pembenahan di lapangan sampai dengan bulan Maret 2018. Diperkirakan assessment akan dilakukan pihak Unesco pada bulan April 2018 mendatang.

 

“Semua yang telah kita masukkan dalam dossier kita harapkan dapat direalisasikan di lapangan. Meski pun memang belum 100 persen. Seperti untuk panel informasi itu harus ada 40 yang sudah dapat dibiayai sebanyak 21 panel. Begitu juga seperti gapura harus ada 18 yang sudah dapat dibiayai sebanyak 10. Paling tidak sudah ada separuh yang bisa kita realisasikan,” terang Nurhajizah.

 

Sementara itu, Kadis Lingkungan Hidup Sumut, Hidayati memaparkan saat ini Pemprovsu terus berupaya untuk memenuhi proses aplikasi yang ditentukan pihak Unesco. Seperti mengirimkan dossier ke KNIU dan mengirimkan dossier ke Unesco yang dideadline tanggal 1 Oktober hingga 30 November. Setelah tanggal 1 Desember Unesco akan melakukan pemeriksaan. 1 Mei hingga 15 Agustus 2018 akan dilakukan evaluasi lapangan dan bulan September 2018 baru diketahui apakah GKT masuk mendapatkan rekomendasi UGG atau tidak.

 

Dalam kesempatan itu, Hidayati memaparkan kalau dossier yang telah dikerjakan tersebut di dalamnya melingkupi rekomendasi yang diminta oleh Unesco diantaranya yakni, adanya identifikasi area, hal yang berkaitan dengan warisan geologi, geo konservasi, aktivitas ekonomi dan rencana bisnis, geo heritage hingga minat dan alasan GKT untuk menjadi UGG. “Untuk mendukung hal ini juga dibutuhkan SDM yang baik terutama SDM yang berada di masing-masing geoarea dan geosite,” pungkas Hidayati. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Serahkan LKPD Tahun 2024 ke BPK, Gubernur Sumut Targetkan Raih WTP ke-11

Politik & Pemerintahan

Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera

Politik & Pemerintahan

Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11

Politik & Pemerintahan

Dishub Sumut Sebut 29 Kapal Laik Berlayar

Politik & Pemerintahan

Gubernur Sumut Sampaikan Lima Plus Satu Program Prioritas Pembangunan

Politik & Pemerintahan

Lantik 12 Pejabat Tinggi Pratama, Wagub Sumut Minta Tunjukkan Kinerja yang Lebih Maksimal