Beritasumut.com-Menko Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan meminta berbagai pihak untuk mempercepat implementasi proyek Badan Otorita Danau Toba di kawasan Sibisa. Diharapkan dalam tahun ini, masalah penggunaan lahan 605 ha yang akan dikelola Badan Otorita dapat segera dituntaskan. Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Koordinasi Dewan Pengarah Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BPODT) dengan agenda pembahasan perkembangan pengelolaan KSN Danau Toba di kantor Badan Otorita Danau Toba, Jumat (06/10/2017). Turut hadir dalam kesempatan itu, Gubsu, Tengku Erry Nuradi, Wagubsu, Nurhajizah Marpaung, Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, Arie Prasetyo dan sejumlah unsur SKPD di jajaran Provsu. “Jadi nanti masalah penggunaan lahan 605 ha itu tahun ini kita harapkan dapat selesai terutama terkait dengan proses Amdalnya. Ini harus kita percepat. Saat ini sudah ada lima investor dari Singapura, Tiongkok, Jepang dan Korea yang bersedia membangun hotel, convention centre dan golf disana,” ujar Luhut dalam paparannya. Lebih lanjut dikatakan Luhut, dari 605 ha itu, maka yang akan digunakan 50 persennya atau sekitar 300 ha, selebihnya akan digunakan sebagai hutan.”Untuk lahan kebun bunga hingga saat ini masih dalam proses. Kita harapkan awal tahun depan juga harus sudah selesai, lokasinya juga kita harapkan tidak jauh dari Airport,” tutupnya. (BS03)