Pemprov Sumut Diingatkan, Serapan APBN 2017 Bidang Peternakan Baru 22,1 Persen

- Selasa, 19 September 2017 18:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir092017/9625_Pemprov-Sumut-Diingatkan--Serapan-APBN-2017-Bidang-Peternakan-Baru-22-1-Persen.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Drh I Ketut Diarmita MP dalam sambutannya yang dibacakan Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ir Fini Mufiani MSi mengingatkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) agar mempercepat serapan anggaran yang bersumber dari APBN Tahun 2017 untuk bidang peternakan senilai Rp Rp46,2 miliar. Pasalnya hingga saat ini serapan anggarannya baru mencapai 22,1 persen. 

 

"Selain Good News ada juga sedikit Bad News. Mari sama-sama kita mempercepat ini. Mohon bimbingan Pak Gubernur agar mendorong perangkat daerahnya sesuai aturan yang berlaku dan bertanggungjawab agar anggaran ini bisa terserap seoptimal mungkin diakhir tahun nanti," harapnya saat Penyerahan Bantuan Ternak Pemprovsu kepada Kelompok Peternak di Hotel Soechi Medan, Selasa (19/09/2017).

 

Meski demikian, lanjut Fini Mufiani, dirinya mengaku memahami betul bahwa keterlambatan ini karena diakibatkan proses dan mekanisme yang aman dan tertip yang memerlukan perhatian. Hanya saja dirinya tetap mengingatkan bahwa hal tersebut harus dipacu mengingat dapat mempengaruhi pergerakan ekonomi. Selain itu tentunya akan mempengaruhi target kerja yang akhirnya menjadi beban kerja pemerintah dimasa-masa mendatang.

 

Gubernur Sumut HT Erry Nuradi mengatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung program pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan populasi ternak seiring dengan terus meningkarnya permintaan terhadap produk peternakan terutama daging di Sumatera Utara. Salah satunya dengan kegiatan yang digelar hari ini berupa pemberian bantuan kepada kelompok peternak yang ada di Sumatera Utara yakni 1196 ekor sapi potong untuk 144 kelompokm sapi perah sebanyak 10 ekor untuk 1 kelompok, kerbau sebanyak 264 ekor untuk 32 kelompok, kambing sebanyak 1950 ekor untuk 65 kelompok, babi sebanyak 475 ekor untuk 19 kelompok dan kelinci sebanyak 874 ekor untuk 11 kelompok peternak. Dengan penyerahan ternak ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi peternak SUmut terutama dalam peningkatan populasi ternak sehingga dapat mengatasi permasalahan kekurangan daging.

 

Dikatakan Erry, Provinsi Sumut masih sangat memiliki potensi untuk pengembangan ternak sapi karena kebutuhan sapi di Sumut mencapai 200 ribu ekor pertahun. Sementara itu produksi sapi di Sumut baru mencapai 120 ribu ekor pertahun. "Oleh karena itu, melalui bantuan ternak ini kita berharap bisa bereproduksi untuk melahirkan ternak-ternak baru. Sehingga target kita ke depan, jumlah peternak kita akan bertambah dan lebih sejahtera agar kebutuhan daging bisa tercukupi. Apalagi target pemerintah pusat tahun 2026 kita tidak ada lagi impor daging. Selain memberikan bantuan ternak kelompok-kelompok peternak ini juga diberi pelatihan termasuk program inseminasi buatan (IB)," ujar Erry didampingi Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Provsu Dahler Lubis, Kadis Tanaman Pangan dan Peternakan Azhar, Kadiskanla Jonny Waldi dan Anggota Komisi B DPRD Sumut Jhon Togu Damanik.

 

Gubernur berharap bantuan-bantuan serupa akan lebih banyak lagi dapat digulirkan kepada para kelompok peternak di Sumut pada tahun-tahun mendatang. Dalam kesempatan tersebut Gubsu juga mengatakan akan mendorong agar penyerapan anggaran APBN dibidang perternakan dapat terserap maksimal dan mencapai 100 persen. "Saya juga memberi tantangan kepada Kementerian Pertanian, kalau anggaran tersebut terserap maksimal saya berharap tahun depan jumlah alokasi anggarannya bisa ditambah lebih besar lagi,"pungkasnya.

 

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Dahler mengatakan Pemprovsu terus mendorong peningkatan populasi sapi kerbau indukan di Provinsi Sumut melalui sejumlah kegiatan diantaranya bimbingan dan pelatihan kegiatan pengembangan budidaya sapi potong dan kerbau, Evaluasi kegiatan UPSUS SIWAB Provsu, pengembangan pola kemitraan sapi potong di SUmut, bimbingan teknis kelompok penerima indukan sapi brahman cross. Percepatan pencapaian target UPSUS SIWAB Sumut, dan memotivasi kelompok ternak dalam mendukung keberhasilan UPSUS SIWAB Sumut.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Cetak Empat Gol Tanpa Balas, PSMS Kudeta Persikad dari Puncak Grup A

Politik & Pemerintahan

Pesta Gol di Stadion Utama Sumut, PSMS Libas Persiku 6-0

Politik & Pemerintahan

Hadapi Persiku, PSMS Target Tiga Poin di Stadion Utama Sumut

Politik & Pemerintahan

Arman Chandra Menerima IKAL Aceh untuk Memperkokoh Ketahanan Nasional

Politik & Pemerintahan

Kadin Sumut Jalin Kerja Sama dengan Kamar Dagang Belarus, Bidik Pasar Eropa Timur

Politik & Pemerintahan

PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut