Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr Nurhajizah Marpaung bersama Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman, anggota DPRD Sumut serta unsur muspida Provsu menyaksikan dan mendengarkan pidato kenegaraan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-72 yang dibacakan Presiden RI, Joko Widodo melalui siaran televisi di Gedung DPRD Sumut, Rabu (16/08/2017). Dalam pidato kenegaraan tersebut Presiden RI, Joko Widodo menekankan pemerataan pembangunan di masing-masing daerah. Presiden mengapresiasi DPD RI yang telah memantapkan peran konstitusionalnya sebagai penampung dan penyalur aspirasi masyarakat dan daerah. Dikatakan Jokowi, berkat kerja keras DPD hingga semester pertama tahun 2017 ini telah menghasilkan 10 pertimbangan terhadap RUU dan 5 pertimbangan berkaitan dengan anggaran serta 13 hasil pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang tertentu. Beberapa di antara pertimbangan itu ada yang sangat kita perlukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan di daerah-daerah, seperti pertimbangan atas RUU tentang Pengelolaan Kawasan Perbatasan Negara dan RUU tentang Kewirausahaan Nasional serta pengawasan atas pelaksanaan UU tentang Desa. Usai menyaksikan dan mendengarkan pidato kenegaraan, Wagubsu mengungkapkan jika Pemprovsu akan berupaya untuk mempercepat pembangunan di Sumut, terutama pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke. “Banyak hal tadi yang disebutkan pak Presiden, tapi yang paling spesifik itu sepertinya di Sumut soal pembangunan KEK Sei Mangke, ini karena memang pembangunannya masih terkendala. Begitu pun, kita sangat berterima kasih bahwa pembangunan Kuala Tanjung hub internasional tahap satu dalam dua bulan lagi akan selesai. Begitu juga pembangunan kawaan Danau Toba, tinggal KEK yang belum berjalan,” jelas Wagubsu, Dikatakan Nurhajizah, KEK Sei Mangke belum berjalan disebabkan belum banyaknya investor yang mau berinvestasi. Oleh karenanya, pihaknya akan berupaya mensosialisasikan KEK Sei Mangke ke negara luar. “Kita sebenarnya sudah berupaya untuk mensosialisasikan KEK ini ke luar, seperti kemarin ke Singapura juga sudah kita tawarkan tapi mereka mengambil investasi di Kuala Tanjung, begitu juga ke China mereka lebih tertarik dengan Nias. Makanya, sama-samalah kita berdoa agar ada investor yang berminat untuk KEK Sei Mangke,” pungkas Nurhajizah.(BS03)