Sambut Delegasi DPRD Provinsi Hubei, Wagubsu Minta Investasi Diarahkan ke Daerah Terpencil

- Senin, 07 Agustus 2017 22:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/1748_Sambut-Delegasi-DPRD-Provinsi-Hubei--Wagubsu-Minta-Investasi-Diarahkan-ke-Daerah-Terpencil.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) DR Hj Nurhajizah Marpaung menerima kehadiran delegasi DPRD Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kunjungan tersebut dalam rangka menindaklanjuti dan meningkatkan kerjasama Provinsi Sumut dan Hubei di ruang kerjanya, Senin (07/08/2017).

 

Delegasi Hubei dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Hongyu Zhou yang diikuti para anggota DPRD Hubei beserta serta pimpinan Bagian Kerjasama Luar Negeri Pemprov Hubei Ma Aiguo. Sementara Wagubsu didampingi Kepala Biro Otda Basarin Tanjung, mewakil Kadis Kominfo Azis Batubara dan Parlin S.Sos mewakili Biro Pemerintahan Umum.

 

Kehadiran delegasi DPRD Hubei tersebut menurut Hongyu Zhou dalam rangka pembahasan tindak lanjut kerjasama kedua belah pihak terutama pada tiga poin penting.  Yaitu pertama tindak lanjut MoU Pemprov Sumut dan Hubei yang ditandatangani setahun lalu oleh gubernur masing-masing, kedua kerjasama DPRD kedua belah pihak dan ketiga memperluas pertukaran budaya Tiongkok dan Indonesia.

 

Seperti diketahui telah adanya kunjungan dan kesepakatan antara Presiden RI dan RRT. Dalam pemerintahan Jokowi selama dua tahun terakhir telah melakukan kunjungan ke Tiongkok sebanyak tiga kali dan lima kali pertemuan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Kedua kepala negara mencapai kesepakatan penting dalam mempromosikan kerjasama.

 

Maka kesepakatan kedua pimpinan negara itu kemudian ditindaklanjuti oleh Provinsi Hubei dan Pemprov Sumut. Pada tahun 2016 lalu, Gubernur Sumut H T Erry Nuradi memimpin rombongan ke Provinsi Hubei dan menandatangani nota kesepahaman (LoI) pembangunan kerjasama dan persahabatan antara ke dua provinsi. Selain itu juga tercapainya serangkaian konsensus kerjasama di bidang pembangunan MRT, jalan tol dan infrastruktur lainnya.

 

Bersama dengan itu investor asal negeri tirai bambu itu, Sunrise dalam waktu dekat ini juga akan berinvestasi di Sumut membangun rumah sakit dan super block serta Kawasan ekonomi Khusus (KEK) yang rencananya berlokasi di Kota Medan, Serdang Bedagai dan Nias. Pihak Hubei berharap adanya dukungan lebih lanjut dari pemerintah lokal untuk pembangunan tersebut.

 

Menanggapi itu, Wagubsu Nurhajizah mangatakan pihaknya juga berkeinginan agar kerjasama dua belah pihak dapat dilaksanakan secepatnya dan saling menguntungkan. Dia mengatakan, kerjasama pembangunan infrastruktur terutama di Nias sangat dibutuhkan dan mendesak dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. 

 

“Kami dengan tangan terbuka akan mendukung investasi di daerah ini yang akan berdampak positif bagi perekonomian daerah,” jelas Wagubsu seraya menyampaikan harapannya agar investasi bisa diarahkan di kawasan terpencil seperti Nias yang masih membutuhkan.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo Bertemu Ray Dalio Bahas Pengelolaan Aset dan Investasi di Indonesia

Politik & Pemerintahan

Tarik Investor, Pemprov Sumut Terus Dorong Kemudahan Investasi dan Hilirisasi

Politik & Pemerintahan

Hashim Pede Tahun Depan Pertumbuhan Ekonomi RI di Atas 8%

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo Tandatangani Tiga Produk Hukum Strategis Investasi Nasional

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo Luncurkan Danantara, Wujud Komitmen Pengelolaan Investasi Berkelanjutan

Politik & Pemerintahan

Prabowo Didampingi SBY dan Jokowi Saat Luncurkan Danantara