Beritasumut.com-Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw mengadakan coffe morning bersama Gubernur Sumut H T Erry Nuradi dan Ketua KPU Sumut membahas pengamanan Pilkada Serentak, khususnya di Sumut pada Tahun 2018 mendatang, Senin (31/07/2017). Dalam kegiatan itu fokus dalam membentuk sinergitas pengamanan guna suksesnya Pilkada Gubernur dan Pilkada 8 kabupaten/kota di Sumut. Kapoldasu, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebut, coffe morning tersebut menjadi wadah meningkatkan koordinasi dan komunikasi. Menurutnya, ada potensi peningkatan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) jelang Pilkada serentak. "Dalam catatan kami Pilgub, Pilkada Padangsidimpuan, Padanglawas (Palas), Padanglawas Utara (Paluta), Dairi, Deli Serdang, Tapanuli Utara (Taput), Langkat dan Batu Bara. Tentu akan diwarnai dengan naik turunnya suhu politik yang berimplikasi kepada naik turunnya suhu Kamtibmas," ujar Paulus. Dia mengatakan, tak ada visi misi yang baru akan diterapkannya. Paulus menekankan kepada kebijakan negara yang sudah ada sebelumnya."Sebagai kapolda yang dilantik 7 Juli 2017 kemarin, ini minggu ketiganya 3 saya menjabat. Saya tidak membuat lagi visi misi yang penuh dengan konsepsi, kami mau mengimplementasikan apa-apa yang sudah menjadi bijak negara, Presiden, dengan nawacita, program Promoter Kapolri dan 11 progam prioritas dan 8 quick wins," terang Paulus. Ditanya mengenai teknis pengamanan yang akan diterapka pada Pilkada serentak 2018 mendatang, jendral bintang dua ini masih enggan berkomentar banyak. Dia mengatakan, sudah menjadi keharusan pihaknya untuk melakukan pengamanan yang optimal."Soal berapa jumlah itu teknis ya, nanti akan dibicarakan kembali. Kita akan melakukan evaluasi terhadap gangguan atau masalah yang terjadi pada pilkada sebelumnya yang pernah terjadi di Sumut," pungkasnya. (BS03)