Gubernur Erry Ajak Muhammadiyah Bergandengan Tangan Bangun Sumut

Herman - Minggu, 30 Juli 2017 21:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072017/5764_Gubernur-Erry-Ajak-Muhammadiyah-Bergandengan-Tangan-Bangun-Sumut.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dan organisasi masyarakat (Ormas) seperti Muhammadiyah selama ini sudah memiliki hubungan yang  cukup baik. Sehingga, hubungan ini diharapkan Gubsu, Tengku Erry Nuradi harus dilanjutkan, terutama dalam mendukung pembangunan di Sumatera Utara.

 

Hal itu diungkapkan Gubsu Tengku Erry Nuradi dalam kegiatan silaturrahim Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumut bersama UMSU, di gedung kampus pascasarjana UMSU, Jalan Denai Medan, Minggu (30/07/2017).

 

Turut hadir Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Drs. Agung Danarto, MAg, Anggota DPRD Sumut, Aripay Tambunan, Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP, Ketua PW Muhammadiyah, Prof Dr. Hasyimsyah Nasution, MA, pimpinan daerah Muhammadiyah se Sumut, pimpinan wilayah Aisyiyah, pimpinan wilayah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah juga Pimpinan wilayah Pelajar Muhammadiyah.

 

“Kita ketahui bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi masyarakat terbesar di Indonesia, oleh karenanya kita pemerintah harus bergandengan tangan melakukan pembangunan dengan dukungan dari Muhammadiyah,” ujar Erry.

 

Lebih lanjut dikatakan Erry, hubungan Pemprovsu dan Muhammadiyah yang selama ini sudah cukup baik haruslah dilanjutkan. Sebab, banyak hal yang dapat dikerjasamakan bersama. 

 

“Kami sangat berharap Muhammadiyah bisa memberikan banyak masukkan kepada kami. Begitu juga pimpinan daerah Muhammadiyah di kabupaten/kota juga bisa memberikan masukkan kepada bupati dan walikota,” terang Erry.

 

Begitu juga sebaliknya, lanjut Erry Pemprovsu dan pemerintah kabupaten/kota di Sumut juga akan memberikan dukungan kepada Muhammadiyah, termasuk rencana Muhammadiyah untuk melakukan pembangunan kampus di Sampali, Deliserdang juga pembangunan gedung Dakwah Muhammadiyah di Jalan SM Raja Medan.

 

 “Untuk pengembangan pembangunan kampus UMSU yang membutuhkan izin prinsip dan lainnya, nantinya melalui Bupati Deliserdang, kita juga akan segera memprosesnya,” jelas Erry.

 

Dalam kesempatan itu, Erry juga mengatakan, selama ini kader Muhammadiyah di Sumut juga cukup banyak. Diharapkannya, kader Muhammadiyah dapat berperan di jajaran Pemprovsu dengan mengikuti lelang jabatan terbuka.

 

“Saat ini Pemprovsu sudah menggunakan mekanisme pengangkatan pejabat sesuai dengan mekanisme UU ASN. Kita lakukan dengan seleksi terbuka, tentunya harus mengikuti prosedur open bidding. Proses ini memang harus kita lewati, tapi saya yakin kader muhammadiyah akan mampu mengikutinya,” ujar Erry.

 

Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP mengatakan, pembangunan daerah tidak akan terlepas dari konsep akademisi. Kalau hal ini dilakukan di Sumut dirinya yakin semua program yang akan dijalankan Pemprovsu akan lebih baik.

 

“Hal ini tentu akan kita dorong, untuk bekerjasama saat ini kita sudah memiliki lembaga pendidikan tinggi dengan beberapa fakultas, tentu ini bisa disinergikan dengan Pemprovsu,” jelas Agussani.

 

Agussani berharap sinergitas itu tidak hanya sekadar lip service, melainkan pihak akademisi sebaiknya dilibatkan dari proses awal Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Apalagi di daerah lain, seperti Jakarta sudah melibatkan perguruan tinggi baik Negeri dan swasta dalam setiap pengambilan kebijakan pemerintah.

 

“Dengan begitu hasil pembangunan bisa diukur, mudah-mudahan dengan kehadiran Gubsu dalam kegiatan ini kita harapkan bisa mengubah cakrawala para pengambil kebijakan di Sumut untuk bersinergi dengan akademisi,” terang Agusssani sembari mengatakan kalau sinergitas ini tidak dilakukan maka yang terjadi di Sumut pemimpin hanya mempertahankan kekuasaan tapi tidak akan bermakna kepada pembangunan Sumut.

 

Di sisi lain, Ketua PW Muhammadiyah, Prof Dr. Hasyimsyah Nasution, MA memaparkan saat ini Muhammadiyah sudah terbentuk di 28 daerah di Sumut. PW Muhammadiyah Sumut juga sudah berencana untuk membangun gedung PW Muhammadiyah yang berada di Jalan SM Raja menjadi Gedung Dakwah yang direncanakan akan menghabiskan anggaran sebesar Rp60 miliar.

 

“Gedung ini nantinya kita harapkan dapat menjadi pusat dakwah, pusat pelatihan dan pendidikan. Sehingga kita membutuhkan dukungan moral dan materiil. Kami berharap gedung ini nantinya dapat menjadi wadah tempat kita menitipkan generasi untuk menimba ilmu,” katanya.(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar

Politik & Pemerintahan

SMP Muhammadiyah 05 Medan Gelar Ramadan Ceria Penuh Berkah

Politik & Pemerintahan

Pelantikan Pengurus PD Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah, Walikota Harap Bersinergi untuk Kemajuan Kota Binjai

Politik & Pemerintahan

Pasca Pilkada, Walikota Medan Ajak Masyarakat Bersatu untuk Bersama-sama Dukung Pembangunan Daerah

Politik & Pemerintahan

Pj Gubenur Ajak Pemuda Muhammadiyah Sumut jadi Entrepreneur

Politik & Pemerintahan

Pj Gubernur Sambut Baik Rencana UMSU Jadi Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah 2027