Wakil Gubernur Dorong Perempuan Sumut Jadi Pemimpin

Herman - Jumat, 16 Juni 2017 10:16 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062017/3582_Wakil-Gubernur-Dorong-Perempuan-Sumut-Jadi-Pemimpin.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Dr Nuhajizah Marpaung mengatakan Provinsi Sumatera Utara masih memerlukan pemimpin perempuan. Sebab, saat ini perempuan tidak hanya sudah berpendidikan tinggi, tapi perempuan juga memiliki kelebihan lainnya yakni tetap bisa merasa dan bukan asal bisa merasa.

 

Hal itu diungkapkan Wagubsu dalam acara berbuka puasa dengan tokoh/pemimpin perempuan di Medan yang digelar oleh Konsulat Jenderal Amerika Serika (AS) di Medan, di rumah dinas Konjen AS, Jalan Walikota Medan, Kamis (15/06/2017).

 

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Konsul AS di Medan, Tamra Greig, Econ Specialist Konsul AS di Medan, Rachma Jaurinata, Mantan Ketua DPRD Kabupaten Deliserdang, Fatmawaty, Wakil Bendahara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Medan, Latifah Hanum, Ketua Lansia Sumut, Ibu Zakaria, Ketua Umum Pendidikan Shafiyatul Amaliyah, Rachmawaty Raz, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak Provsu, Nurlela, Penasehat Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI), Ranggini, juga praktisi lingkungan Dewi Budiarti Teruna J Said.  

 

“Di Sumut ini perlu diisi oleh perempuan, karena perempuan selain memiliki pendidikan tinggi juga perempuan tetap akan bisa merasakan, berbeda dengan laki-laki yang asal bisa merasa,” ujar Wagubsu, Nurhajizah Marpaung.

 

Lebih lanjut dijelaskan Nurhajizah, perempuan itu kalau  menjadi pempimpin maka diyakininya akan tetap bisa merasa ataupun berpikir untuk menimbang dengan rasa. “Kita perempuan ini akan selalu seperti itu, kita akan bisa merasa, bagaimana kalau saya berada di pihak yang susah, atau bagaimana kalau saya berada di pihak yang miskin, ini kelebihan kita. Kalau kaum lelaki kan dia asal bisa merasa saja,” terang Nurhajizah.

 

Dalam kesempatan itu, Nurhajizah juga mengapresiasi pertemuan dengan tokoh perempuan di Medan, menurut dia pertemuan tersebut agak langka tapi tujuannya disamping untuk menjalin silahturahmi dengan sesama juga dapat meningkatkan sinergitas agar ke depan Sumut dapat berjalan dengan cepat dan benar. “Kalau berjalan dengan cepat itu mungkin lebih mudah ya, tapi kita juga mau Sumut ini berjalan dengan benar,” paparnya.

 

Wakil Konsul AS di Medan, Tamra Greig mengapresiasi kehadiran Wagubsu dalam pertemuan tersebut. Apalagi Sumut baru pertama sekali memiliki Wagubsu perempuan. “Kami sangat berterima sekali Wagubsu berkenan untuk hadir, pertemuan ini merupakan tradisi yang dilakukan Konsulat dan kali ini kami mengundang tokoh perempuan di Medan. Kami berharap dari perkenalan ini bisa menginspirasi akan adanya wagubsu maupun Gubsu perempuan di Sumut,” ujar Tamra.

 

Lebih lanjut Tamra, mengharapkan dari hasil pertemuan ini maka diharapkannya akan ada tindaklanjut terkait permasalahan perempuan dan pemberedayaan perempuan yang dapat disinergikan di antara instansi terkait.

 

Dalam kesempatan itu, tokoh-tokoh perempuan di Medan memberikan inspirasi juga berbagai masukan terkait isu-isu perempuan di Sumut, seperti persoalan belum tercapainya kuota perempuan 30 persen di Sumut, minimnya fasilitas public untuk para lansia, persoalan kekerasan terhadap perempuan yang masih tinggi juga perdagangan perempuan dan anak, hingga persoalan untuk saling menjaga keberagaman karena Sumut selain multi etnis juga terdiri dari berbagai agama.

 

Usai berbuka puasa bersama, Wagubsu juga terlihat bertindak sebagai imam salat maghrib, kemudian Wagubsu dan masing-masing tokoh perempuan menuliskan kata-kata motivasinya untuk mendorong agar perempuan Sumut bisa lebih berdaya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Plt Kabag Kesra Hadiri Pengajian Akbar Dalam Rangka Peringatan Hari Ibu

Politik & Pemerintahan

Pj Gubernur Sumut Sebut Ibu Sebagai Sokoguru Bangsa Lahirkan Generasi Emas 2045

Politik & Pemerintahan

Peringatan Hari Ibu Meriah, Kahiyang Ayu: Tidak Mudah Menjadi Seorang Ibu

Politik & Pemerintahan

Peringati Hari Ibu di Lapas Perempuan, Pj Ketua PKK Sumut Borong Produk Warga Binaan

Politik & Pemerintahan

Pj Bupati Langkat Dukung Peningkatan Peran Ibu Dalam Pembangunan Daerah

Politik & Pemerintahan

Menyambut Hari Ibu, Pj Ketua TP PKK Sumut Ziarah ke TMP Bukit Barisan