Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Brigjend TNI (Purn) Dr Hj Nurhajinah Marpaung berjanji akan memberikan 5 unit kapal bantuan kepada nelayan di Sibolga. Bantuan itu dengan rincian 2 unit akan diserahkan, sementara 3 unit lagi akan diserahkan pada Desember 2017. Janji ini disampaikan Wagubsu pada Dialog Pembangunan Kota Sibolga Tahun 2017 yang dilaksanakan oleh Dinas PMKPP dan PA Kota Sibolga dalam Rangka Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) PKK ke-45 Kota Sibolga Tahun 2017 di Gedung Nasional Sibolga.Dialog ini dihadiri langsung Wali Kota Sibolga Drs. Syarfi Hutauruk, Wakil Wali Kota Edipolo Sitanggang, Forkopimda, dan pimpinan SKPD se-Kota Sibolga. “Terlalu lama memang saya baru datang ke daerah ini, dan untuk bantuan ke daerah ini yang bisa saya berikan dalam waktu cepat adalah kapal nelayan sebanyak 2 unit dari rencana 5 unit,3 unit lagi untuk Desember, dan untuk bantuan lainnya dalam waktu dekat adalah bantuan ikan lele,ikan mas,” jelas Wagubsu dilansir dari laman resmi sibolgakota.go.id, Minggu (11/06/2017). Dalam dialog ini, Wagubsu menerima beberapa beberapa keluhan dari peserta dialog, di antaranya infrastruktur jalan lintas Sibolga–Tarutung dan dana pembangunan perkotaan. Terkait hal tersebut, Wagubsu mengharapkan adanya tindakan pro aktif dari pemerintah daerah yaitu Kota Sibolga untuk berkomunikasi dengan pemerintah provinsi untuk memperjuangkan perbaikan infrastruktur yang di maksud.Sedangkan terkait dana pembangunan perkotaan, Wagubsu menjelaskan, memang dana metropolitan itu ada untuk Provinsi Sumut dari pemerintah pusat, namun nilainya cukup kecil, sebesar Rp 13 triliun. “Memang ada usulan seperti itu, agar perkotaan juga mendapat bantuan dana, akan kita upayakan untuk kedepan ada, bahkan saat ini Pemerintahan Provsu sedang berupaya kerja sama dengan berbagai pihak untuk dapat membangun daerah perkotaan terutama untuk mengurangi pengangguran,” katanya. Sementara itu, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk menanggapi pernyataan Wagubsu terkait perlunya tindakan pro aktif pemerintah daerah mengatakan, justru merasa bahwa Kota Sibolga ini memang di anaktirikan oleh Pemerintah Provinsi Sumut untuk tahun ini. Syarfimengungkapkan bahwa Pemko Sibolga tahun ini tidak ada sama sekali mendapat bantuan dari Pemprovsu, justru bantuan dari pemerintah pusat yang banyak di peroleh Kota Sibolga. “Bahkan, Pemerintah Provinsi Sumut masih punya hutang lagi ke Pemerintah Kota Sibolga sebesar Rp 3,5 milyar, yang kita harapkan untuk terealisasikan,” jelas Walikota. Bahkan menurut Syarfi, pada Safari Ramadhan tahun lalu, Gubernur Sumut berjanji akan memberi bantuan untuk pembangunan Masjid Agung dan Masjid Al Jihad Sambas,y ang hingga saat ini belum ada realisasinya.(BS02)