Beritasumut.com-Guna memuluskan perkembangan mega proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berdaya 2x200 mega watt di Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait diminta peduli. Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH memberikan perhatian khusus sekaligus mencermati setiap perkembangannya melalui penjelasan ataupun informasi dari instansi terkait proyek nasional yang berkepentingan untuk orang banyak. Sekaligus mengintruksikan SKPD memiliki keterkaitan memberikan kemudahan setiap kali bersinggungan dengan kebutuhan PLTU. “Proyek inikan bermuatan kepentingan nasional. Sebagai kepala daerah yang wilayahnya dijadikan lokasi pembangunan, minimal kita harus pedulilah terhadap perkembangannya karena muaranya jelas untuk kemaslahatan orang banyak. Untuk itu, dimintakan kepada SKPD yang mungkin bersinggungan memberikan kemudahan jika dibutuhkan,” ujar Bupati Ngogesa dilansir dari laman resmi langkatkab.go.id, Kamis (11/05/2017). Ngogesa mencontohkan, kemudahan di mintakan termasuk diantaranya melalui keterlibatan SKPD menjadi fasilitator pembebasan lahan dipergunakan untuk jaringan. Bahkan tidak hanya itu, di antara kemudahan lainnya perekrutan tenaga kerja (tenaker) lokal sesuai kebutuhan dan memanjakan pencari kerja melalui penyebarluasan informasi tentang klasifikasi dibutuhkan proyek. Ngogesa tidak menampik, keberadaan proyek memiliki sisi positif negatif yang harus disikapi dengan bijak oleh seluruh lapisan masyarakat. Pasalnya, dalam roda bermasyarakat atau kehidupan dua bahagian dimaksudkan menjadi rangkaian yang tak terpisahkan namun harus dicermati hingga tidak menimbulkan nilai kemudharatan atau kerugian lebih besar. Pemkab Langkat akan membuka pintu selebar-lebarnya kepada investor manapun berinvestasi dengan catatan berjalan melalui ketentuan maupun peraturan dan sesuai mekanisme berlaku.“Intinya kita sangat berharap PLTU ini segera berfungsi, makanya mari sama berdoa dan dukung sesuai kemampuan kita miliki karena manfaatnya sangat besar buat masyarakat luas. Beberapa waktu lalu dalam sesi tele confren dengan Presiden RI Joko Widodo di lokasi proyek, kita memberikan penjelasan tentang kemampuan kita dalam pengerjaan proyek ini,” beber Ngogesa. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Langkat, H Indra Salahuddin mengatakan melalui beberapa SKPD tertentu dalam kurun waktu tertentu meminta penjelasan sejauh mana perkembangan PLTU guna dilaporkan ke bupati. Dijelaskannya, pemerintah bertujuan untuk memenuhi target swasembada listrik nasional tahun 2018 mendatang.Untuk diketahui di Langkat, PLTU Pangkalan Susu unit tiga dan empat terus melakukan pembangunan. Bahkan, melalui data diterima beberapa waktu sebelumnya tahap pengerjaannya sudah mencapai 50 persen. PLTU dimaksud, kata Indra lagi, termasuk salah satu yang pengerjaannya sedang dikebut. PLTU yang berdaya dua kali 200 megawatt ini, berdampingan dengan PLTU Pangkalan Susu satu dan dua yang juga berdaya sama. Sejak diresmikan pembangunannnya oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Mei 2015 lalu, proyek pembangunan PLTU Pangkalan Susu tiga dan empat ini terus dikebut. “Proyek ini merupakan satu dari bagian proyek nasional 35 ribu megawatt listrik nasional, guna mencapai kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor sektor strategis khususnya energi,” pungkas Indra.(BS02)