Tim Percepatan Pengusulan Geopark Kaldera Toba Segera Dibentuk

- Selasa, 09 Mei 2017 22:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052017/2081_Tim-Percepatan-Pengusulan-Geopark-Kaldera-Toba-Segera-Dibentuk.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi menginstruksikan dibentuknya tim percepatan persiapan pengusulan Geopark Kaldera Toba menjadi Global Geopark Network UNESCO. Hal itu ditegaskannya pada saat memimpin rapat tindak lanjut pengusulan Geopark Kaldera Toba menjadi Global Geopark Network (GGN) UNESCO di Kantor Gubsu, Selasa (09/05/2017).

 

Gubsu mengatakan tim ini nantinya akan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah untuk menindaklanjuti segera lima poin rekomendasi UNESCO.“Yang penting adalah kita fokus pada lima poin rekomendasi UNESCO , karenanya perlu dibuat tim percepatan pengusulan Geopark Kaldera Toba menjadi Global Geopark Network UNESCO,” ungkap Gubsu.

 

Gubsu meminta tim harus dapat menyelesaikan pemenuhan lima rekomendasi UNESCO pada Agustus tahun 2017 sebelum pengajuan kembali GKT sebagai anggota GGN UNESCO pada Oktober-november 2017.Seperti diketahui, UNESCO memberi rekomendasi kepada Sumut agar dapat memenuhi beberapa saran berdasarkan hasil penilaian dan pemantauan tim UNESCO saat berkunjung ke Kawasan Geopark kaldera Toba pada tahun 2014. 

 

Namun pada 2015 hasil pengumuman Unesco, GKT belum berhasil menjadi anggota GGN.“Ibu Wagub, saya tugaskan untuk memimpin rapat, dengan melibatkan kabupaten sek kawasan Danau Toba, agar kita fokus pada lima poin rekomendasi UNESCO, apa dan siapa bekerja dan tanggungjawabnya apa,” ujar Erry. 

 

Gubsu sendri adalah Ketua Dewan Pengarah pada Badan Pengelola Geopark Kaldera Toba (BP-GKT) Sumut sedangkan Wakil Gubsu Wakil Ketua Dewan Pengarah. Sedangkan anggota Dewan Pengarah adalah Sekda Provsu dan tujuh bupati se kawasan Danau toba yaitu Simalungun, Toba Samosir, humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Samosir, Dairi dan Karo.

 

Hadir dalam rapat tersebut para dewan pakar BP GKT yaitu RE Nainggolan, Alimin Ginting dan Mauritz Pasaribu. Pembuat peta Michael Rony, M Tata dari Badan Otorita Danau Toba, Kadis Perhubungan Anthoni Siahaan, Kepala Badan Lingkungan Hidup Provsu Hidayati, Kadis Kehutanan Halen Purba, Kadis Kelautan dan Perikanan Zonny Waldi, Kepala Dinas Komindo H M Fitriyus dan sebagainya.

 

RE Nainggolan mengatakan kelompok pakar mengapresiasi, rapat yang digelar karena sudah lama dinantikan pihaknya.“Kami menyadari penuh ini bukan tugas gampang, butuh effort besar dan koordinasi melibatkan 7 kabuaten di kawasan Danautoba yang memiliki tanggung jawab masing-masing. Unesco sudah beri rekomendasi, kelima rekomendasi sangat jelas dan doketahui semua fihak,” kata Nainggolan.

 

Sementara itu, Alimin Ginting memaparkan untuk memenuhi rekomendasi Unesco dan pengelolaan GKT membutuhkan dana sekitar Rp 100 Milyar. Namun dana tersebut menurutnya sangat kecil jika dibandingkan manfaat yang diterima Sumut apabila GKT masuk dalam GGN UNESCO. 

 

Dijelaskannya apabila masuk GGN, maka manfaat ekonomi GKT apabila sudah dioperasikan akan mampu menghadirkan wisatawan asing yang dapat mengggerakkan perekonomian daerah. Adapun lima poin rekomendasi UNESCO tersebut adalah, pertama, akitivitas edukasi terpadu pada masing-masing geo area dengan tema geopark super volcano sudah dalam taraf implementasi. Kedua, panel edukasi geologi dan informasi yang lebih focus pada informasi tematik.

 

Ketiga, diperlukan strategi pemasaran dan promosi  dan keempat,  penembangan budaya perlu lebih ditingkatkan dan lebih banyak. Terakhir, aktifitas geopark di lapangan harus sudah terjadipada keempat geoarea GKT sebagai satu kesatuan dan harmonis termasuk aktifitas ekonomi keberlanjutan masyarakat. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Jaga Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pertamina Sumbagut Borong 12 PROPER Hijau

Politik & Pemerintahan

Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja

Politik & Pemerintahan

PSMS vs PSPS Berakhir Imbang, Suporter Meraung di Stadion Utama Sumut

Politik & Pemerintahan

Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi

Politik & Pemerintahan

Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program

Politik & Pemerintahan

Pasar Murah Imlek 2026 di Medan, Pemkot Hadir Bantu Warga Jelang Perayaan Tahun Baru Tionghoa