Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi mengatakan perlunya sinergitas seluruh pihak terkait mempersiapkan ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga pangan sembako di Sumut menjelang hari besar keagamaan. Sebab dalam hasil tinjauan dirinya dua hari lalu di sejumlah tempat bersama Mendag Enggartiasto Lukita, stok pangan Sumut cukup, bahkan untuk beras masih mencukupi sampai lima bulan ke depan. "Secara nasional Indonesia satu hal positif, inflasi kita 1,2 persen. Kita tahu memang menjelang ramadhan ada peningkatan demand (tuntutan kebutuhan). Karenanya kita harus memastikan produksi seperti panen dalam waktu dekat. Jangan sampai harga seperti cabe tahun lalu, sangat 'pedas'. Jadi produksi dan stok harus kita jamin," ujar Gubsu saat video conference (Vicon) bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mako Brimob Polda Sumut Jalan Wahid Hasyim Medan, Rabu (03/05/2017). Turut mendampingi Gubsu, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kadis Perindag Alwi Sitorus, Kadiskanla Zonny Waldi, Kadis Perhubungan Anthony Siahaan, Kabiro Ekonomi Ernita Bangun dan Kabag Humas Indah DK. Dalam paparannya, Gubusu juga menekankan kepada Bulog agar melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi gejolak harga. Selain itu, Gubsu menegaskan akan ada sanksi tegas kepada spekulan hingga penegakan hukum. Sehingga dirinya berharap jajaran Polda Sumut tidak segan menindak spekulan. "Kami berharap Kapolres bersama Bupati/Wali Kota, mengecek stok yang ada di gudang. Kalau gudangnya melaporkan secara rutin stok yang ada, berarti itu legal. Tetapi kalau tidak, berarti keberadaannya tidak berizin dan ilegal, itu ukurannya," jelas Erry. Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, sesuai arahan Kapolri, pihaknya akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang terdiri dari lintas lembaga diantaranya dari kepolisian, Dirkrimsus, Dinas Perdagangan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perhubungan, Bulog dan KPPU. "Jadi langkahnya adalah pencegahan terjadinya spekulasi dan penimbunan. Langkah kedua adalah penindakan hukum, tegas. Namanya juga Satgas, akan ada tindakan," ujar Rycko. Sebelumnya Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebutkan bahwa stok bahan pangan cukup. Sehingga tidak ada alasan ada kenaikan harga bahan tersebut menjelang ramadhan. "Kalau ada harga naik, berarti ada yang coba macam-macam," sebutnya. Begitu juga Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang berada di Semarang mengatakan pihaknya harus memastikan agar bahan pangan tidak dispekulasi dan ditahan. Bahkan beberapa bahan pokok telah di tetapkan harga eceran tertinggi seperti gula (Rp12.500), minyak goreng curah (Rp10.500) dan komoditas lainnya. "Harga itu tetap menjaga keuntungan antara produsen dan konsumen," katanya. Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti menyebutkan pihaknya telah menyiapkan beras 2,170 juta ton, 40 ribu ton daging dan 400 ribu ton gula. Selain stok, perusahaan plat merah itu juga siap mendistribusikannya ke titik yang membutuhkan. Sehingga dirinya berharap kekurangan pasokan bisa langsung diinformasikan segera agar dilakukan pengisian. (BS03)