Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Ir HT Erry Nuradi MSi secara resmi meluncurkan aplikasi e-Samsat PATEN di lapangan Merdeka Medan, Senin (24/04/2017) kemarin. E-Samsat PATEN merupakan inovasi baru pelayanan mendasar masyarakat untuk membayar pajak kenderaan bermotor (PKB). Dengan e-Samsat PATEN masyarakat tidak perlu lagi harus mengantri di Kantor Samsat untuk membayar PKB tapi cukup membayarnya melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Peluncuran ditandai dengan pemukulan gordang dan membunyikan sirene. Selanjutnya Gubsu bersama pejabat lainnya menyaksikan secara langsung penggunaan aplikasi sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat yang hadir dalam peluncuran tersebut. Turut hadir Wagubsu Hj Nurhajizah Marpaung, Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto, Sekdaprovsu Hasban Ritonga, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Provsu Sarmadan Hasibuan, Dirlantas Kombes Polisi Drs Raden Heru Prakoso, dan tim pembina Samsat Sumut lainnya seperti Jasa Raharja dan PT Bank Sumut. Dalam kesempatan itu, Gubsu bersyukur dan memberi apresiasi atas kesungguhan dan kerja nyata Tim Samsat yang telah berhasil membangun aplikasi spektakuler sehingga memberikan kemudahan masyarakat dalam hal membayar pajak kenderaan bermotor. Senada dengannya, Kapoldasu dalam sambutannya yang dibacakan Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto juga mengapresiasi atas peluncuran e-Samsat PATEN dan Samsat Masuk Kampung."Dengan adanya layanan ini diharapkan dapat memberikan alternatif serta kenyamanan kepada masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor," ujarnya. Sebelumnya, Dirlantas Poldasu Kombes Pol Raden Heru Prakoso menjelaskan selain peluncuran e-Samsat PATEN turut diluncurkan Samsat masuk kampung. Adapun tujuan diluncurkannya e-Samsat PATEN sejalan dengan tuntutan terhadap pelayanan yang mudah, cepat akurat, akuntabel dan informatif terhadap pembayaran pajak dan sumbangan wajib kecelakaan lalulintas. Sedangkan Samsat Masuk Kampung merupakan inovasi "jemput bola" yang selama ini tidak terjangkau kantor Samsat induk dan Samsat Keliling. "Untuk Samsat masuk kampung nanti akan dua orang petugas salah satunya petugas kepolisian. Mereka akan turun ke lokasi yang mudah dijangkau masyarakat seperti kantor Camat, kantor Lurah, Balai pertemuan warga atau di pajak pekan. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak," pungkasnya. (BS03)