Beritasumut.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) akan mengambilalih KPU Pakpak Bharat pasca penahanan terhadap ketua dan empat anggota KPU Pakpak Bharat oleh Kejari Dairi atas sangkaan korupsi dana hibah Pemkab. Pengambilalihan ini sesuai perintah KPU RI kepada KPU Sumut. Anggota KPU Sumut Yulhasni kepada wartawan, Kamis (20/04/2017) usai melakukan pertemuan dengan anggota KPU RI Evi Novida Ginting Manik, mengatakan, apa yang terjadi pada KPU Pakpak perhatian KPU RI. KPU RI bahkan membawa persoalan Pakpak Bharat dalam rapat pleno. "Ini menjadi perhatian KPU RI. Sesuai perintah, KPU Sumut akan mengambilalih KPU Pakpak Bharat," kata Yulhasni. Meski mengambilalih, sejauh ini menurutnya belum ada rencana memproses pergantian antar waktu (PAW) untuk mengisi kekosongan yanng ditinggalkan para komisioner yang ditahan oleh penegak hukum. "Sebelum berstatus terdakwa belum bisa dilakukan PAW bahkan hak-hak mereka masih tetap diberikan hal itu tertuang dalam UU No 15 Tahun 2011 tentang penyelenggara Pemilu. Setelah mereka berstatus terdakwa maka akan diberhentikan dengan tetap dan dilakukan PAW," terangnya. Dijelaskan juga jika proses hukum sampai terdakwa belum juga selesai hingga memasuki tahapan Pilgubsu maka KPU Sumut akan melakukan perekrutan untuk infrastruktur Pilgubsu seperti perekrutan PPK, PPS dan KPPS. " Jadi seluruh tahapan Pilgubsu akan kita handle hingga komisioner KPU Pakpak Bharat terbentuk," timpalnya. Selain itu, sebut Yulhasni, pihaknya juga menyampaikan kepada Evi Novida Ginting agar mempercepat proses pengangkatan sejumlah Sekretaris KPU Kabupaten/Kota yakni Sekretaris KPU Langkat, Tapsel dan Labura serta sejumlah pejabat eselon IV yang berjumlah 20 orang, Langkat 2 orang, Palas 3 orang,Paluta 1 orang, Tebingtinggi 1 orang, Pakpak Bharat 3 orang, Sibolga 1 orang, Labuhan Batu 1 orang, Karo 1 orang, Siantar 2 orang, Deli Serdang 1 orang dan Tobasa 3 orang. Hadir dalam pertemuan itu Sekretaris KPU Sumut Abd Rajab MM, Kabag Program, Data dan SDM Irwan Zuhdi Siregar, Plt Sekretaris Pakpak Bharat Muhammad Azmir Daulay.(BS06)