Beritasumut.com-Pernyataan Ketua DPC Partai Demokrat Binjai HM Sajali yang menyatakan bahwa pemilihan ketua DPC Partai Demokrat Binjai sistemnya main tunjuk saja, menuai protes para politisi. Kontroversi mengenai mekanisme pemilihan di Partai berlambang Segitiga Mersi itu, menambah hangatnya situasi Politik di tubuh Partai Demokrat Kota Binjai. Terlebih, peluang HM Sajali untuk kembali menduduki jabatan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Binjai dirasakan para kader semakin kuat. "Tidak ada pelaksanaan Muscab (Musyawarah Cabang) dan mekanismenya. Dalam pemilihan Ketua DPC, sistemnya main tunjuk saja," ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Binjai HM Sajali di Binjai, Kamis (02/03/2017). Menyikapi pernyataan Sajali, salah seorang Kader Partai Demokrat Binjai H Ahmad Hasian Siregar melalui telepon selulernya mengaku terkejut. “Aturan yang mana itu dan itu tidak ada dalam AD/ART Partai Demokrat,” tegasnya. Lebih lanjut, Ahmad menuturkan dirinya siap untuk menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Binjai, sepanjang dirinya didukung oleh kader-kader Partai yang memiliki hak suara yang sah berdasarkan ketentuan dan mekanisme yang diberlakukan Partai Demokrat. Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Tahan M Pangabean tampak kecewa dan sedikit berang. Melalui telepon selulernya Tahan menegaskan Muscab Partai Demokrat akan dilaksanakan serentak dalam waktu dekat ini dan tidak ada sistim main tunjuk, karena itu tidak ada dalam AD/ART Partai. “Kita berharap tidak ada konflik-konflik di tubuh Partai Demokrat dan semuanya harus memberi yang terbaik. Jadi entah aturan dari mana itu main tunjuk-tunjuk saja,” tandas Tahan. (BS08)