Menag Ajak Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Jaga Kemajemukan Indonesia

- Kamis, 23 Februari 2017 20:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022017/3067_Menag-Ajak-Perguruan-Tinggi-Keagamaan-Islam-Negeri-Jaga-Kemajemukan-Indonesia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Kemenag
Beritasumut.com-Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengajak Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) seluruh Indonesia untuk berkontribusi nyata dalam menjaga kemajemukan Indonesia. PTKIN harus tampil terdepan dalam menjaga Indonesia, karena perguruan tinggi diyakini sangat memahami dan mampu memberi kontribusi atas terjaganya NKRI.

 

Menurut Menag, ketika ada sebagian dari kita menjadikan paham keagamaan sebagai faktor pemecah belah antarkita, PTKIN harus merespon dengan baik, dengan menggaungkan Islam Moderat. Karena faham moderat terbukti selama ratusan tahun, mampu menjaga dan memelihara perbedaan antarkita. Mayoritas masyarakat kita, baik aqidah, syariah, teologi, fiqih maupun tasawufnya, beraliran moderat.

 

"Dan karena kita moderat, kita sekarang ini bisa merasakan kehidupan keagamaan seperti sekarang ini," kata Menag saat memberikan sambutan sekaligus Kuliah Umum pada Peresmian Gedung Kuliah di Kampus 2 IAIN Bukittinggi Provinsi Sumatera Barat yang pembangunnya bersumber Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun 2016, dilansir dari kemenag.go.id, Kamis (23/02/2017).

 

Pada kuliah Umum Menag yang mengangkat tema: Peran PTKIN dalam Merawat Kebhinekaan dan Memperkokoh Toleransi tersebut, Menag berharap Indonesia tidak seperti Iraq dan Syiria, dua pusat peradaban dunia yang kini luluh lantak karena perang. Menurutnya, para pendahulu kita sangat arif dan dewasa dalam mengelola kemajemukan. "Moderasi harus dikedepankan. Dan, PTKIN harus ikut bertanggungjawab untuk meneruskan perjuangan ini. Karena PTKIN mampu," kata Menag.

 

Menag menegaskan, saat ini ada 56 PTKIN yang terus berkembang dengan baik. Dan, agar perkembangan PTKIN bisa lebih cepat, Kementerian Agama melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, seperti IDB, SBSN dan lain sebagainya. "Ke depan, kontribusi PTKIN dalam menjaga kebhinnekaan dan meneguhkan toleransi, sangat dibutuhkan," ucapnya.

 

Menag melihat, kemajemukan adalah sunnatullah. Allah SWT menciptakan kemajemukan, agar manusia yang mempunyai sifat terbatas, bisa saling bekerja sama, melengkapi dan menyempurnakan. Dijelaskannya, banyak ayat yang menegaskan tentang keanekaragaman, dan Negara kita, sangat beragam, baik agama, suku, ras, bahasa, budaya, kekayaan alam, flora, fauna dan lain sebagainya.

 

"Para pendahulu mampu menjadikan perbedaan antarkita sebagai kekuatan untuk bersatu. Pendahulu mampu mencari faktor perangkai, agar kita mampu bersatu. Selain kebangsaan, Agama adalah salah satu faktor tersebut. Karena kita masyarakat yang sangat religius," tutur Menag.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut keluarga besar IAIN Bukittinggi, Gubernur Sumbar, Wakil Walikota Bukit Tinggi, Pemda Agam, Rektor UIN Padang, Rektor IAIN Batusangkar, para ulama, tokoh masyarakat dan lain sebagainya. Ikut mendampingi Menag, Kabiro Humas, Data dan Informasi, Mastuki dan Direktur Diktis, Nizar. Hadir pula Kakanwil Kemenag Sumbar dan Kakankemenag kabupaten/kota se Sumbar. (BS02)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Sidang Perdana Gugatan PT TSI Terhadap Bank Mandiri Digelar, Tergugat Tak Hadir di PN Medan

Politik & Pemerintahan

AI Bisa Membuat Gambar, Namun Hanya Manusia yang Bisa Menciptakan Makna

Politik & Pemerintahan

Ketua KADIN Medan Arman Chandra Diangkat Jadi Anggota Kehormatan PGI Bireuen, Kado Istimewa di Hari Ulang Tahun

Politik & Pemerintahan

Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP

Politik & Pemerintahan

PN Medan Diminta Segera Eksekusi Klaim Nasabah PT Verena Multifinance

Politik & Pemerintahan

Warga Desak Tindakan Tegas untuk Krypton KTV, Aparat Hukum Siapkan Pengawasan Ketat