Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Nisel) menyediakan anggaran sebesar Rp200 Juta per Kecamatan guna membuka lahan tidur menjadi lahan produktif untuk tanaman palawija dan sayur-sayuran, dengan luas minimal 50 hektar. Demikian dikatakan Bupati Nisel Dr Hilarius Duha SH MH pada saat bertatap muka dengan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kelompok tani, di Aula Paroki Togizita, Kecamatan Hilimegai, pertengahan pekan ini. Hilarius Duha memaparkan bahwa bantuan biaya pembukaan lahan tersebut dapat diperoleh melalui kelompok tani setelah menyampaikan proposal kepada SKPD terkait yakni Dinas Pertanian Kabupaten Nisel. “Biaya ini disediakan Pemerintah Daerah pada APBD Tahun Anggaran 2017 untuk mendorong masyarakat kiranya semakin giat dan semangat membuka lahan tidur menjadi lahan produktif, sehingga dapat meningkatkan dan memberdayakan ekonomi masyarakat,” ujar Hilarius dilansir dari laman resmi niasselatankab.go.id, Minggu (21/01/2017). Dalam arahannya, Bupati mengatakan seandainya hasil panen nantinya melebihi kebutuhan masyarakat, akan ditampung oleh Pemerintah Daerah melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Nisel."Contohnya jagung kering akan diolah menjadi dedak sehingga bisa lebih bermanfaat, dan bila perlu diekspor ke luar Daerah Kabupaten Nisel," sebutnya.(BS02)