Beritasumut.com-Desas desus mengenai adanya pelantikan pejabat eselon di jajaran Pemko Medan mulai ramai diperbincangkan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Medan, Kamis (12/1/2017)."Kami dengar begitu. Informasinya Jumat ini akan ada pelantikan eselon II. Ada sekitar 25 eselon II gitulah yang akan dilantik," kata seorang ASN yang tak ingin namanya ditulis. Pejabat eselon II yang juga tidak bersedia disebutkan namanya mempertanyakan mengenai informasi yang beredar itu kepada media. Namun, eselon II itu mempertanyakan jika pengukuhan ataupun pengisian pejabat pada susunan perangkat daerah yang baru dilakukan terkesan mendadak."Kalau memang benar kesannya kok mendadak, tanpa persiapan. Apalagi sebagian besar juga belum ada undangan yang beredar," kata sumber itu. Sementara dari pantauan wartawan, di lantai IV Kantor Walikota Medan, Kamis, terlihat beberapa staf dan pegawai sedang mempersiapkan ruangan. Ada beberapa meja di dalam ruangan itu yang dibersihkan dan dipindahkan oleh staf dari Bagian Rumah Tangga Setdako Medan. Informasi lain yang berhasil dihimpun, saat ini Walikota Medan sedang menggodok lima jabatan strategis (eselon II) yang akan diisi oleh pejabat golongan IV/A atau IV/B yang dinilai mumpuni dan kapabel. Lima jabatan ini dinilai strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat dan mengelola perizinan serta retribusi. Adapun kelima jabatan itu seperti Kepala Bappeda (posisi strategis karena sebagai tim pengelola anggaran daerah dan perancang program anggaran dan program SKPD), Kadis Perhubungan (posisi pengelola retribusi parkir dan penertiban lalin serta merancang transportasi massal hingga segala hal terkait masalah perhubungan), Kadis PU/Bina Marga (mengelola proyek dan anggaran besar), Kadis Perumahan dan Pemukiman/TRTB (mengelola perizinan dan proyek permukiman) serta Kadispenda (mengelola pajak dan retribusi daerah). Pejabat-pejabat itu diketahui mendapat pemasukan resmi selain gaji yang besar daripada jabatan eselon II setingkatnya. "Nama-nama itu sebenarnya sudah ada dikantongi walikota. Hanya saja pertimbangannya pada yang 5 posisi yang dianggap strategis tersebut," ujar sumber lain yang juga pejabat struktural Setdako Medan. Sekda Kota Medan yang juga Ketua Panitia Seleksi Lelang Jabatan, Syaiful Bahri saat dikonfirmasi langsung menyanggah informasi ini. "Tidak benar itu. Undangannya saja tidak ada saya teken," ujar Syaiful. Namun Syaiful membenarkan bahwa Walikota Dzulmi Eldin sejatinya sudah mengisi orang-orang yang ia nilai cocok pada posisi yang baru. "Jadi tidak perlu kasak kusuk. Tidak perlu cari deking ataupun dukun seperti kata Pak Wali tempo hari. Kerja saja yang bagus," pungkasnya. (BS03)