Beritasumut.com-Setelah sempat pembangunannya terhambat dan kurang mendapat perawatan secara baik akhirnya Mess Porapora Tengku Rizal Nurdin menjelma menjadi salah satu icon di kawasan Wisata Danau Toba. Mess yang sejatinya telah dibangun sejak 2003 itu bahkan bisa disejajarkan dengan Hotel Niagara dan Inna Hotel. "Alhamdulillah, kalau yang dulunya kita takut masuk ke dalam ini, sekarang kondisinya sangat jauh berbeda. Semuanya sudah dibenahi. Kita patut bangga punya mess yang sesuai dengan hotel bintang tiga. Ini rumah kita dan harus kita jaga," ujar Gubsu Ir HT Erry Nuradi usai meresmikan Mess Porapora Tengku Rizal Nurdin yang letaknya tidak jauh dengan Pesanggrahan Bung Karno di Parapat, Sabtu (7/1/2017). Dikatakan Gubsu, sebelumnya Mess Porapora pertama dibangun oleh Pemprovsu melalui Dinas Perikanan saat dipimpin almarhum Ridwan Batubara pada tahun 2003 lalu. Selanjutnya pembangunan sempat terhenti dan hanya beberapa ruang kamar saja yang bisa dipergunakan. Baru pada tahun 2014 dilakukan renovasi kembali namun selanjutnya tahun 2015 kembali terhenti. Baru pada tahun 2016 mess ini direnovasi kembali hingga pada 7 Januari 2017 ini Mess Porapora Tengku Rizal Nurdin diresmikan. "Karena melihat Mess ini tidak terurus dan kurang termanfaatkan secara maksimal maka saya minta renovasi mess ini menjadi prioritas. Mudah-mudahan dengan diresmikannya mess ini akan bisa menyumbangkan PAD kedepan. Dari seluruh pimpinan SKPD hadir karena mungkin tidak semua tahu kalau kita punya Mess. Kedepan Mess ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan SKPD. Tapi tetap harus bayar, buat PAD," ujar Gubsu yang hadir beserta istri. Dikatakan Gubsu, saat ini Pemprovsu harus bisa mengikuti perhatian pemerintah pusat yang cukup besar terhadap perkembangan dunia pariwisata Danau Toba. Hal ini dibuktikan dengan seringnya Presiden RI Jokowi mengunjungi Danau Toba dan menetapkan sebagai kawasan strategis nasional. Selain itu juga Kementerian Pariwisata telah menetapkan danau toba masuk dalam sepuluh wisata pilihan dan satu di antara wisata utama bersama Lombok. Selain itu, Gubsu juga berharap Badan Otorita Kawasan Pariwisata Danau Toba akan segera merealisasikan pembangunan pengembangan pariwisata di atas lahan sekitar 500 hektar yang mereka kelola."Tentunya kalau sudah terbangun kawasan ini kita semakin bangga Sumut memiliki pariwisata bertaraf internasional," jelasnya. Sebelumnya, Kepala Biro Organisasi Syafruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Kabiro Aset dan Perlengkapan mengatakan Mess Porapora Tengku Rizal Nurdin memiliki 51 kamar ditambah dua kamar VIP untuk Gubernur Sumut dan Sekda. "Alhamdulillah Mess ini setara Hotel bintang tiga. Memang saat ini masih ada beberapa penyempurnaan dan kita harapkan kedepan semakin baik. Mudah-mudahan Mess ini akan bisa menyumbangkan PAD buat Pemprovsu kedepan," ujarnya.(BS03)