Sosialisasikan Perda, Pemprov Sumut Antisipasi Pengurangan Lahan Pertanian

- Sabtu, 31 Desember 2016 12:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122016/3605_Sosialisasikan-Perda--Pemprov-Sumut-Antisipasi-Pengurangan-Lahan-Pertanian.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Sosialisasi dengan kelompok tani dan penyuluh pertanian.
Beritasumut.com-Setiap tahunnya luas lahan pertanian pangan di Sumatera Utara (Sumut) terus mengalami penurunan. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumut dengan melahirkan Peraturan Daerah (Perda) No 3 Tahun 2015 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

 

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sumut Erry Nuradi dalam sosialisasi dengan kelompok tani dan penyuluh pertanian dari Kabupaten/Kota yang ada di Sumut di Hotel Garuda Plaza Medan, pertengahan pekan ini.Turut hadir dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Sumut Jhontoguh Damanik, Aripay Tambunan, Penanggungjawab Opsus Ali Jamil harahap, Kepala BPTP Perkebunan Sumut, Perwakilan Dirjen Kementerian Pertanian German Silaen, Plt Kadis Pertanian Sumut Azhar Harahap dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kota.

 

Gubsu melanjutkna, sosialisasi Perda tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan sangatlah penting mengingat kian banyak peralihan fungsi lahan pertanian pangan di Sumut seperti pembangunan jalan dan properti. Selain itu pertumbuhan penduduk juga yang berkaitan dengan pangan.

 

"Makanya kita melaksanakan sosialisasi oleh karena itulah para kelompok tani dan penyuluh harus mengantisipasi pengurangan lahan ini tersebut.Khususnya yang menjadi pertimbangan lahan pertanian pangan," ujar Gubsu dilansir dari laman resmi kemendagri.go.id, Sabtu (31/12/2016).

 

Selain adanya Perda, menurut Gubsu perlu adanya solusi lainnya berupa reward dan punishment agar keberadaan lahan pertanian pangan tetap terjaga."Perlu adanya reward  desa- desa yang mampu menambah atau mempertahankan lahan pertaniannya. Sebaliknya ada sanksi kepada desa yang tidak bisa mempertahakan lahan pertaniannya," kata Gubsu.

 

Dikatakan Gubsu bentuk penghargaan atau reward bisa berupa hadiah dalam bentuk pembangunan lumbung pangan atau pemberian alat-alat pertanian."Tahun 2017 kita dan DPRD sepakat akan ada 500 desa yang diberikan hadiah alat-alat pertanian bagi yang bisa mempertahan dan melindungi lahan pertaniannya. Kita harap pertanian kita akan semakin paten," ujarnya.

 

Gubsu berharap agar Dinas Pertanian Sumut segera merealisasikan Program Pertanian Andalan Terintergrasi Dengan Elektronik atau yang di singkat PATEN. Dengan program ini nantinya akan tercantum seluruh database kelompok tani yang ada di Sumut."Jadi semua kelompok tani akan terdata, siapa ketuanya, berapa jumlah anggotanya, berapa luas lahan tanamnya, dan apa yang dibutuhkan mereka. Pak Kadis saya harapkan program ini segera terealisasi," harapnya.

 

Sebelumnya, Plt Kadis Pertanian Azhar Harahap mengatakan kalau pihaknya telah melakukab sosialisasi Perda No 3 Tahun 2015 dalam satu minggu ini. Sebelumnya sosialisasi dilakukan di kawasan Tabagsel yang dipusatkan di Padang Sidempuan. Lalu kawasan Pantai Timur yang dipusatkan di Rantau Parapat dengan jumlah perserta juga 400 orang.

 

"Pada  2017 nanti kita akan membuat kegiatan serupa dan akan diikuti oleh para camat, kepala desa, lurah, BPN, Notaris dari seluruh daerah di Sumut. Kegiatan ini diharapkan dapat mengantisipasi pertumbuhan alih fungsi lahan  pertanian pangan di Sumut," pungkasnya.(BS03)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Tor Ganda Mangkir, Sidang Perdana Gugatan Pembatalan Perdamaian 34 Eks Pekerja Ditunda

Politik & Pemerintahan

Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat

Politik & Pemerintahan

Wujudkan Tanam Padi Tiga Kali Setahun, Gubernur Sumut Minta Bantuan ke Presiden untuk Perbaikan Tanggul

Politik & Pemerintahan

Ranperda Trantibum Disetujui, Gubernur Sumut Optimis Iklim Usaha Akan Lebih Baik

Politik & Pemerintahan

Segera Sampaikan Laporan Keuangan TA 2024, Pemprov Sumut Targetkan Opini WTP Ke-11

Politik & Pemerintahan

Pimpin Rapat Kerja Perdana Tahun 2025, Walikota Binjai Tekankan Pentingnya Kerjasama Semua Pihak