Beritasumut.com-Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Kebersihan Kota Medan hanya memiliki sekitar 189 angkutan kebersihan. Padahal, Kota Medan secara keseluruhan membutuhkan paling tidak sekitar 2001 angkutan kebersihan, atau masih kurang 1812 lagi. Menurut Kepala Dinas Kebersihan Kota Medan Endar Sutan Lubis, angkutan kebersihan tersebut berupa becak sepeda motor. Kalau dihitung, biayanya bisa mencapai Rp40 miliar lebih. Angkutan ini, katanya, difungsikan untuk mengangkut sampah dari lingkungan. Jadi, setiap lingkungan setidaknya memiliki satu unit becak sepeda motor sampah. "Di Kota Medan ada 52 kecamatan, 2001 lingkungan. Paling tidak kalau dikurangi, ya 1800-an yang dibutuhkan lagi," katanya sembari menyebutkan rencana anggaran Dinas Kebersihan 2017 sebesar Rp 166,5 miliar, Rabu (28/12/2016). Endar mengaku sudah menyampaikan kekurangan ini kepada anggota DPRD Medan saat membahas RAPBD 2017 di gedung DPRD Medan kemarin. Menurutnya, anggota DPRD mendorong Dinas Kebersihan untuk lebih optimal melakukan pengadaan angkutan kebersihan. Sebab, dalam menyampaikan pendapat anggota DPRD kemarin, kebersihan sebagai salah satu tolak ukur agar Kota Medan bisa kembali mendapatkan penghargaan Adipura. Endar pun mengakui hingga kini belum semua lingkungan itu memiliki bak sampah. Kesulitan mencari lahan, mengambil sampah yang letaknya di Gang karena alat pengangkut terbatas adalah kekurangan yang menghambat proses kinerja. Endar menyebutkan saat ini ada 214 truk sampah, 31 kondisinya sudah rusak parah. Kemudian dua dumtruk, amroll 10 kubik sebanyak 8, amroll 6 kubik sebanyak 20, mobil toilet ada 11 unit, enam truk tinja, dan lainnya. Ia mengatakan buaya untuk pengadaan becak sampah sepeda motor itu memerlukan anggaran yang tidak sedikt. "Yang dibutuhkan sekitar 1812 dikali Rp25 juta. Lebih Rp40 miliar," sebutnya. Sementara itu, anggota DPRD Medan Komisi D, Godfried Lubis mengatakan biaya yang dibutuhkan memang besar. Ia menyarankan agar biaya tersebut bisa dicari melalui Corporate Social Responsibility (CSR). "Dilakukan bertahap saja. Tahun ini penganggarannya berapa unit, kemudian tahun depan. Sampai satu unit untuk satu lingkungan itu terpenuhi," pungkasnya.(BS03)