Birokrat Priyayi Harus Dirubah Jadi Birokrat Melayani

- Sabtu, 03 Desember 2016 18:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122016/2125_Birokrat-Priyayi-Harus-Dirubah-Jadi-Birokrat-Melayani.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Upacara bersama di Kantor Dinas Tataruang dan Pemukiman (Tarukim) Provsu di Jalan Williem Iskandar No 9, Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (03/12/2016).
Beritasumut.com-Pemerintah Provisi Sumatera Utara (Pemprovsu) bersama Balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memeringati hari Bakti PUPR yang ke-71 dengan menggelar Upacara bersama di Kantor Dinas Tataruang dan Pemukiman (Tarukim) Provsu di Jalan Williem Iskandar No 9, Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (03/12/2016). 

 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) M Basuki Hadimuljono dalam amanat yang dibacakan Kadis Tarukim Sumut Ibnu Sri Utomo mengajak peserta upacara mengenang kembali sejarah perjuangan pada 3 Desember 71 tahun silam di Kantor Pusat Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum yang saat ini berlokasi di Gedung Sate Bandung. 

 

Peristiwa itu menjadi tonggak sejarah dan bukti dari semangat berbakti yang ditandai dengan gugurnya tujuh orang pegawai PU dalam mempertahankan Kantor Pusat Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum dari penjajah. Ketujuh pemuda yang gugur itu adalah Didi Hardianto, Kamarga, Muchtarudfin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu dan Soerjono.

 

"Dengan semangat berbakti yang diwariskan oleh para Sapta Taruna yang terus dipelihara maka telah kita lakukan berbagai pembangunan infrastruktur PUPR yang telah dinikmati seluruh penduduk Republik Indonesia. Tugas infrastruktur masih tetur dilaksankaan untuk mengatasi disparitas antar wilayah antar kawasan dan antar pendapatan masyarakat termasuk masyarakat miskin," ujar Ibnu. 

 

Lebih lanjut dikatakan Ibnu, berbagai pekerjaan fisik yang terbangun dan akan terus dipercepat untuk dapat mencapai sasaran RPJMN 2014-2019. Oleh karenanya dia meminta semua jajaran bekerja untuk lebih baik, lebih tertib, dan transfaran dalam rangka percepatan pencapaian target pembangunan. 

 

Apalagi Presiden Joko Widodo telah mengamanatkan dengan sangat jelas bahwa birokrasi pada semua tingkat, baik pusat maupun daerah harus meningkatkan pelayanan yang memenuhi standart kualitas, cepat, mudah, murah tanpa terjadinya biaya lebih atau pungutan liar. Mengingat pentingnya hal tersebut, dan demi mewujudkan pelayanan publik yang prima di Kementrian PUPR maka Menteri PUPR meminta semua jajaran untuk menjalankan hal tersebut secara konsisten dan kontinyu.

 

"Untuk mencapainya maka perlu diambil langkah-langkah diantaranya pemanfaatan IT yang mempermudah layanan kepada masyarakat, Memanfaatkan sebesar-besarnya sistem e-monitoring, e-procurement, e-office dan e-bugetting yang sudah dibangun. Melakukan birokrasi 

 

sebagimana yang tertuang dalam grand strategy reformasi birokrasi kementerian PUPR secara konsisten di semua level. Birokrat Priyayi harus dirubah menjadi birokrat melayani. Mennjauhkan diri dari sifat Koruptif, Kolusi dan nepotisme," paparnya.

 

Sementara itu Kepala BBPJN-II Paul Ames Halomoan Siahaan mengatakan ada gebrakan baru dalam peringatan Hari Bakti PUPR di Sumut tahun ini yakni dengan menggelar kegiatan secara bersama-sama pihak terkait.

 

"Selama ini pelaksanaannya sendiri-sendiri. Sekarang kita bisa bersama melaksanakannya baik yang dari APBN maupun yang dari APBD. Yang di bawah kementerian, Balai dan di bawah Gubernur yakni SKPD atau kepala dinas. Semoga kita satu semangat dalam mensukseskan program pembangunan PUPR di Sumut dan program Kak Gubernur terhadap KePUan di Sumut," ujar Paul Halomoan Siahaan. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Kelola Keuangan Daerah, Pemko Medan Pastikan Setiap Rupiah Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Politik & Pemerintahan

Pj Gubernur Sumut Minta Perangkat Daerah Kooperatif dan Proaktif

Politik & Pemerintahan

DPR Soroti Pelemahan Rupiah, Sudah Lampaui Asumsi APBN 2025

Politik & Pemerintahan

16 Pos Anggaran yang Dihemat Prabowo: Alat Tulis Hingga Perdinas

Politik & Pemerintahan

Presiden Prabowo Tekankan Penyusunan Anggaran Harus Berorientasi pada Efisiensi dan Penghematan

Politik & Pemerintahan

Mendes Alokasikan Rp 16 Triliun dari Dana Desa untuk Swasembada Pangan