Prananda Paloh: Pilkada DKI Mirip Balap Mobil F1

- Kamis, 01 Desember 2016 05:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122016/7350_Prananda-Paloh--Pilkada-DKI-Mirip-Balap-Mobil-F1.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Prananda Paloh.
Beritasumut.com-Politisi muda Partai NasDem Prananda Surya Paloh mengibaratkan dinamika pertarungan politik di Pilkada DKI seperti balapan mobil Formula 1. 

 

Penilaian ini didasarkan pada rilis lembaga Survei Charta Politika baru-baru ini yang merilis peta elektoral calon gubernur dan wakil gubernur menjelang Pilkada DKI."Dalam balap mobil F1, ibaratnya mobil Ahok berhasil disusul oleh mobil balap Agus," ujar Nanda mengibaratkan.

 

Namun demikian, Prananda melanjutkan, mobil yang dikendarai oleh Gubernur Petahana Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok bisa dikejar dan bahkan disalip bukan karena pembalapnya kurang bagus. Akan tetapi karena mobil Ahok mengalami sedikit masalah teknis."Mungkin ada sabotase atau masalah pada rem belakangnya, sehingga sekarang terpaut 0.6%. Tapi tidak mengapa, ini menjadikan balapan formula DKI 1 menjadi bertambah seru," ungkapnya, Rabu (30/11/2016).

 

Prananda mengatakan perkembangan susul menyusul ini bisa memungkinkan Pilkada DKI berlangsung dua kali putaran. Namun begitu, kata dia, mesin mobil dan kinerja balap yang sudah terbukti dari Ahok dapat menuntaskan kompetisi ini dengan gemilang."Sementara yang lainkan masih experimental, kami yakin tim Ahok dapat menuntaskan kompetisi ini dengan gemilang," tegasnya.

 

Namun demikian, rilis survei dari beberapa lembaga di bulan ini harus membuat Timses Basuki-Djarot (Badja) harus cepat berbenah. "Tim Ahok harus segera mengatasi masalah teknisnya di pada track berikutnya," tambahnya. 

 

Sebelumnya lembaga survei Charta Politika merilis peta elektoral calon gubernur dan wakil gubernur menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017. Dari rilis tersebut didapat tingkat elektabilitas pasangan Agus-Sylvi 29,5 persen. Disusul Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat memperoleh 28,9 persen, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno memperoleh 26,7 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan atau swing voters sebanyak 14,9 persen.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

Hasil F1 GP China 2025: Dominasi McLaren, Piastri Juara Ungguli Norris

Politik & Pemerintahan

Hasil F1 GP Australia 2025: Lando Norris Juara Usai Ungguli Verstappen

Politik & Pemerintahan

Perez Resmi Tinggalkan Red Bull

Politik & Pemerintahan

Hamilton Akhirnya Jajal Ferrari untuk Kali Pertama

Politik & Pemerintahan

Verstappen Sebut Marc Marquez Rider MotoGP Paling Jago Saat ini

Politik & Pemerintahan

Menanti Kejutan Ahok dan Anies