Beritasumut.com-Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan USAID meresmikan kerjasamanya dalam hal implementasi Program Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene, Penyehatan Lingkungan untuk Semua (IUWASH PLUS) di Provinsi Sumatera Utara, Senin (07/11/2016). Hal ini dikatakan Direktur Badan Pembangunan Internasional-Amerika Serikat(USAID) untuk Indonesia Erin McKee saat bertemu dengan Gubernur Sumut H T Erry Nuradi. Direktur USAID Indonesia Erin McKee mengatakan, Program USAID IUWASH Penyehatan Lingkungan untuk Semua atau IUWASH PLUS akan membantu Pemerintah Indonesia khususnya Sumut. "Kita membantu pemerintah untuk menyediakan akses terhadap pelayanan air bersih bagi 500.000 orang berpenghasilan rendah di daerah perkotaan. Selain itu, dapat juga untuk memberikan akses terhadap sanitasi serta higiene yang lebih baik kepada 500.000 orang berpenghasilan rendah di daerah perkotaan di Indonesia. Program IUWASH PLUS bekerja di lima provinsi termasuk Sumatera Utara," papar Erin McKee. Di Sumatera Utara sendiri, sambung Erin, wilayah kerja IUWASH PLUS meliputi Kota Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Kota Sibolga dan Kabupaten Deli Serdang. "Kerjasama di Sumut ini menindaklanjuti kerjasama Pemerintah pusat melalui Bappenas untuk mendukung meningkatkan akses air minum dan layanan sanitasi serta perbaikan perilaku hiegenis bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan perkotaan," imbuhnya. “Kita tahu bahwa air bersih dan sanitasi dasar merupakan hal yang penting untuk memastikan kesehatan kita sehari-hari, termasuk minum, memasak, mandi dan mencuci. Belum adanya pelayanan esensial tersebut dapat berdampak negatif bagi masyarakat dan kesejahteraannya," jelasnya. Dengan alasan tersebut sambung Chief of Party USAID IUWASH PLUS Louis O'Brien USAID bermitra dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. "Kami bangga menjadi mitra Pemerintah Indonesia, dan terutama PemerintahProvinsi Sumatra Utara yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam meningkatkan kondisi pelayanan air bersih, sanitasidan higiene (WASH), terutama untuk masyarakat kurang mampu dan rentan,” ujarnya. Ditambahkannya, bahwa satu contoh adalah Program Pengelolaan Air Baku MEBIDANG yang menggabungkan upaya Kota Medan dan Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang untuk menangani permasalahan air baku yang penting di daerah tersebut. "Program ini dirancang untuk memperluas cakupan pelayanan air bersih secara bermakna dan akan memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan Pemerintah Indonesia yaitu Akses Universal untuk Air Minum yang aman dan Sanitasi yang layak pada tahun 2019," pungkasnya. (BS03)