Gubsu Ajak Masyarakat Tanjungbalai Rajut Lagi Persaudaraan

- Sabtu, 29 Oktober 2016 16:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102016/8859_Gubsu-Ajak-Masyarakat-Tanjungbalai-Rajut-Lagi-Persaudaraan.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Gubsu Ajak Masyarakat Tanjungbalai Rajut Lagi Persaudaraan
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi mengajak masyarakat Tanjungbalai untuk bersatu membangun Kota Tanjungbalai tanpa harus memandang agama dan suku. Harapannya agar rasa kebersamaan dan persaudaraan antar sesama yang telah tercoreng  oleh ulah segelintir orang dapat terajut kembali.

 

Hal ini dikatakan Erry di hadapan warga masyarakat Kota Tanjungbalai, saat memimpin apel Bakti Sosial TNI, Polri dan Pemerintah Daerah di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Kota Tanjungbalai, Sabtu (29/10/2016).  

 

Hadir dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut Irjen Dr H Rycko Amelza Dahniel, Panglima Kodam l Bukit Barisan Mayjen Lodewyk Pusung, Lantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan SH, Pangkosek Hanudnas III, Walikota Tanjungbalai Mhd Syahrial SH MH, Kepala BNN, Wakapolda, serta mewakili Kajati Sumut dan ratusan warga.

 

Dikatakan Erry, masyarakat Kota Tanjungbalai harus berusaha menunjukkan sikap toleran. Apa yang sudah terjadi harus menjadi pelajaran berharga dengan bersama-sama menciptakan kerukuanan dan kedamaian.

 

“Mari kita bergandengan tangan bersama bersatu membangun Kota Tanjungbalai. Masyarakat Kota Tanjungbalai harus bisa menunjukkan sikap toleran, rukun dan damai sehinga tidak menimbulkan trauma bagi masyarakat atau berdampak buruk bagi iklim investasi usaha,” ujar Gubsu.

 

Menurut Gubsu, bersatu membangun Kota Tanjungbalai ini adalah bagian dari membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Karena kita harus memiliki tekad untuk  melakukan yang terbaik demi NKRI,” kata Erry.

 

Sementara itu, Walikota Tanjung Balai Mhd Syahrial mengatakan kondisi dan situasi Kota Tanjungbalai saat ini kondusif. Penurunan patung dari Vihara menurut Syahrial merupakan kesepakatan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang ada di Tanjungbalai dalam rangka menjaga kekondusan kotra Tanjungbalai.

 

“Saya menghimbau kepada seluruh masyrakat, agar pasca kerusuhan di Tanjungbalai tidak ada efeknya kepada daerah lain,” ujar Syahrial. Dijelaskannya, pasca penurunan patung, pihaknya bermaksud mengajak para alim Ulama dan tokoh agama di Tanjungbalai untuk ikut aktif memberi pengertian toleransi beragama kepada umatnya masing-masing.

 

“Terhadap para tersangka pelaku kerusuhan, biarkan proses hukum berjalan. Yang terpenting saat ini menjaga kondusifitas dan menjalin kembali kerukunan  antara umat beragama,” tutup Syahrial. (BS03)


Tag:

Berita Terkait

Politik & Pemerintahan

20.000 Peserta Fun Run 5K di Lapangan Merdeka Dilepas

Politik & Pemerintahan

Pesta Gol di Stadion Utama Sumut, PSMS Libas Persiku 6-0

Politik & Pemerintahan

Hadapi Persiku, PSMS Target Tiga Poin di Stadion Utama Sumut

Politik & Pemerintahan

Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Dilantik, Gubernur Bobby Tekankan Target Pembangunan Terukur

Politik & Pemerintahan

Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut

Politik & Pemerintahan

Jalan Longsor Pamah Semelir Langkat Mulai Diperbaiki Oktober