Beritasumut.com-Pemerintah Kota Medan (Pemko) diharapkan segera merealisasikan hasil laporan reses II 2016 DPRD Medan. Laporan itu murni aspirasi warga Medan dengan harapan dapat segera ditindaklanjuti. Seperti persoalan infrastruktur yang masih buruk, meningkatnya tindak kejahatan serta bantuan miskin yang belum tepat sasaran. “Laporan reses adalah pengaduan warga yang sifatnya urgen. Maka Pemko Medan harus merespon dan penanganan skala prioritaas. Kita sangat prihatin menerima beragam keluhan masyarakat yang patut ditindaklajuti disikapi serius oleh Pemko Medan. Semua itu arahnya mewujudkan peningkatan pembangunan kota dan kemakmuran masyarakatnya,” ujar Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi kepada wartawan, Kamis (20/10/2016) menyikapi hasil reses dewan yang baru diparipurnakan. Ditambahkan Herri, persoalan infastruktur yang buruk dan selalu banjir perlu penangan serius Pemko Medan. Seperti perbaikan normalisasi sungai, parit/drainase jalan Karya, jalan dekat RS Sufina Aziz dan perbaikan Jl Pajak Glugur Putri Hijau. Sama halnya dengan penerima bantuan miskin seperti beras miskin (raskin), kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan bantuan langsung masyarakat perlu ditinjau ulang. Mengingat selama ini sering menimbulkan kesenjangan yakni tidak tepat sasaran. (BS03)