Beritasumut.com-Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI) Sumut dan Medan melakukan demo di depan Hotel Darmadeli, Jalan Putri Hijau/Jalan Bukit Barisan, Jumat (23/9/2016).Dalam aksinya, HMI menuntut agar proses hukum kasus penganiayaan rekannya yakni HMI Maluku yang diabaikan kepolisian Maluku segera diusut. "Jadi kami meminta bapak Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Khusin Dwihananto, dapat membantu pengaduan HMI Maluku yang seperti diabaikan pihak kepolisian Maluku. Dan kami meminta juga HMI yang di Jakarta yang dianiaya waktu melakukan unjuk rasa untuk diusut kembali.Karena sampai sekarang pengaduan HMI di polisi seperti diabaikan juga. Sampai kapan HMI selalu dapat kekerasan kalau setiap melakukan unjuk rasa ditangkap," ujar para pengunjuk rasa. Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Khusin yang menemui massa HMI memperingatkan agar tidak terpancing dengan permasalahan HMI di Jakarta dan Maluku."Tolong HMI di Sumut dan Medan jangan terpancing dengan HMI di Jakarta dan Maluku yang melakukan unjuk rasa. Kalau permasalahan di Polri saya belum mengetauinya. Karena saya hanya sebagai Kapolres di Medan. Jadi tolong bubarkan unjuk rasa ini dengan tenang. Karena kasian sama saudara-saudara kita yang melintas jalan ini, jadi terhambat mau pulang kerja dan mau ke Stasiun Kereta Api," pinta Kombes Mardiaz. Mendengar perkataan Mardiaz, seluruh HMI Medan dan Sumut yang sempat membuat Jalan Putri Hijau/Jalan Bukit Barisan macet total, akhirnya membubarkan diri. (BS04)