Beritasumut.com-Pemerintah Kota Medan menyiapkan anggaran Rp 278 miliar untuk memperbaiki gorong-gorong dan sejumlah drainase yang ada di Kota Medan.Anggaran tersebut ditampung dalam APBD 2016 yang berada di Dinas Bina Marga Kota Medan. "Untuk mengatasi banjir pengerjaannya ada di Dinas Bina Marga sementara untuk bantuan ke masyarakat ada di Badan Penanggulangan Bencana Kota Medan," ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Medan Irwan Ritonga, Senin (19/09/2016). Untuk teknisnya, kata Irwan, segala pekerjaan sudah diserahkan kepada SKPD terkait seperti dinas Bina Marga. Dan untuk banjir, lanjut Irwan, sebenarnya bukan hanya urusan Bina Marga saja melainkan semua instansi yang berkaitan seperti kebersihan, badan penanggulangan bencana. Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Medan Zulkarnain Lubis mengatakan Pemko Medan mencanangkan rehabilitasi infrastuktur tahun 2017 dengan fokus menggunakan APBD tahun ini. "Ini sekaligus menjawab keluhan masyarakat Kota Medan tentang buruknya insfrastruktur jalan, sebenarnya sudah diantisipasi oleh Pemko Medan," ungkapnya. Untuk memperbaiki semua sarana dan prasarana jalan-jalan di Kota Medan, sambung orang nomor satu di Bappeda Medan ini, proses tender perbaikan jalan dan drainase itu sudah dilakukan beberapa waktu lalu. “Sudah ada pemenang tender proyeknya dan sudah mulai dikerjakan. Lihatlah di lapangan, beberapa ruas jalan yang rusak sudah mulai diperbaiki. Jalan-jalan yang berlubang sudah ditempel. Bahkan beberapa jalan protokol sudah mulai dikerjakan pembuatan drainasenya. Ini semua bukti bahwa Pemko Medan serius dan terus membenahi semua infrastruktur yang ada, demi mewujudkan kenyamanan masyarakat Medan,” ujar Zulkarnain. Pemko Medan sangat berharap kepada semua pihak dan lapisan masyarakat khususnya media untuk membantu Pemko Medan mensosialisasikan semua prgram kerja Pemko kepada masyarakat. Sehingga masyarakat Kota Medan meengetahui informasi, bahwa program-program Pemko khususnya infrastruktur terus dikerjakan. “Prosesnya kan tak seperti membalikkan telapak tangan, butuh proses yang panjang, dan penilain keberhasilan atau kegagalan program kerja itu, bukan setahun tapi selama program itu berjalan (masa program) yakni tahun pertahun akan terlihat peningkatan dan hasilnya,” tandas Zulkarnain seraya menambahkan masih ada tiga bulan lagi kedepan yakni September–November 2016, bagi Pemko Medan untuk menyempurnakan pembangunan infrastruktur jalan dan drainase. (BS03)