Beritasumut.com-Pengamat Politik dan Pemerintahan dari Universitas Muhammadiya Sumatera Utara (UMSU), Rio Affandi Siregar mengaku kondisi yang terjadi di Tebing Tinggi merupakan hal yang tak lumrah atau sedikit aneh. Sejatinya, lanjut Rio, DPRD Tebing Tinggi seharusnya cepat merespon dan menggelar rapat paripurna pemberhentian walikota untuk selanjutnya diisi oleh penjabat guna menjalankan roda pemerintahan di sana. Menurut Rio, pembiaran yang dilakukan DPRD Tebing Tinggi dapat berdampak negatif salah satunya adanya anggapan miring terhadap Plh Walikota yang diisi oleh Sekda dari sisi independensi dan netralitas saat Pilkada nanti."Ini soal netralitas. Kalau Plh dikhawatirkan tidak Independen karena patut diduga akan berpihak kepada salah satu calon. Makanya perlu pejabat dari Pemprov Sumut untuk mengisi kursi pejabat walikota," ujar Rio, Jumat (19/08/2016). Rio pun sangat mendukung langkah Pemprov Sumut untuk segera mengusulkan pejabat Walikota Tebing Tinggi ke kemendagri."Harus segera ditunjuk Pj-nya agar netralitas terjaga dan Tebing Tinggi tetap kondusif dalam menghadapi Pilkada nanti," katanya.(BS03)