Berlangsung Panas, Rapat RPJMD di Binjai Batal

- Kamis, 18 Agustus 2016 23:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082016/5865_Berlangsung-Panas--Rapat-RPJMD-di-Binjai-Batal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS08
Rapat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Gedung Dewan Binjai berlangsung alot, Kamis (18/08/2016).
Beritasumut.com-Rapat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Gedung Dewan Binjai berlangsung alot, Kamis (18/08/2016). Awalnya rapat berjalan normal, di mana masing-masing anggota dewan mengeluarkan berbagai pendapat di hadapan seluruh Kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Binjai yang mereka undang.

 

Rapat mulai memanas dan tegang saat Antasari, salah seorang anggota DPRD angkat bicara.Terlebih saat Antasari menyarankan agar rapat diskor untuk sesaat. Saran ini memicu peserta rapat memukul-mukul meja. Selanjutnya, rapat pun diskor dan masing-masing anggota dewan serta para Kepala SKPD membubarkan diri.

 

Usai rapat, Antasari yang dikonfirmasi tidak banyak memberikan keterangan.“Nggak ada masalah, situasi tadi itu hal biasa dalam rapat,” kata Antasari, Kamis (18/08/2016).

 

Berbeda dengan Antasari, Njoreken, anggota dewan lainnya menilai jika rapat ini tidak memakai mekanisme yang ditentukan. Sebab banyak anggota dewan yang tidak mendapat undangan, sehingga sebagian anggota dewan tidak hadir dalam rapat tersebut.“Seharusnya ada rapat Banmus atau Banggar terlebih dahulu, Tapi sejauh ini rapat Banmus maupun Banggar belum ada dilakukan. Karena dari rapat inilah ditentukan jadwal rapat RPJMD,” jelasnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan), Putri, saat dikonfirmasi mengakui kalau pihaknya sudah membuat undangan untuk para anggota dewan.“Undangan sudah kami buat. Tapi masalahnya undangan yang diserahkan ke masing-masing staf fraksi itu belum memberikan ke masing- masing anggota dewan. Hal ini terjadi karena anggota dewan sulit dihubungi dan akhirnya undangan tak terantar,” kilah Putri.(BS08)

 


Tag:

Berita Terkait