Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi, berharap 66 peserta petugas pengibar bendera (Paskibra) yang telah selesai menjalankan tugasnya di upacara HUT RI ke-71, kemarin Rabu (17/08/2016), dapat menjadi suri tauladan di luar hingga di daerah asalnya. Hal itu disampaikannya pada acara pemulangan Petugas Paskibraka di rumah dinas Gubernur Medan, Kamis (18/08/2016). Menurut Erry, sebagai petugas Paskibraka adalah suatu hal yang membanggakan karena menjadi petugas pengibar bendera saat hari kemerdekaan. "Sebagai siswa /siswi dapat menjadi petugas pengibar bendera sudah tentu bangga, karena ada puluhan bahkan jutaan para pelajar yang ingin menjadi petugas pengibar bendera." ujarnya. Selain itu, kebanggaan tak hanya milik para petugas Paskibraka juga pelatih, Pemerintah Provinsi Sumut juga khususnya orangtua masing-masing. Maka setelah tanggung jawab menjadi lebih berat. "Setelah menjadi Purna dari Paskribaka kita harus menjaga nama baik, mulai dari perilaku dan moral," tegasnya. Di kesempatan itu, Gubsu juga mengimbau agar siswa-siswi tersebut dapat menunjukkan martabatnya untuk menjadi panutan teman-teman di lingkungan keluarga dan sekolahnya. "Jangan sampai para purna terlibat kejahatan dan obat-obat terlarang. Karena akan merusak citra seluruh peserta lainnya," papar Erry. Sementara itu, Kadispora Sumut mengatakan untuk ke depan para Purna Paskibra Indonesia Provinsi Sumut Tahun 2016, pola pembinaanya diserahkan kepada Pemkab dan Pemko masing-masing melalui SKPD yang membidangi Bidang Kepemudaan. Bila sebelum bertugas pengibaran dan penurunan duplikat sang Merah Putih, masuk pada APBD Pemprovsu . Atas penghargaan kepada para Purna Paskibra, Dispora Sumut memberi piagam penghargaan berupa sertifikat dan melaksanakan rekreasi pendidikan ke luar Provsu, yakni ke tempat-tempat wisata bersejarah di Jakarta dan di Bandung pada tanggal 19 sampai 22 Agustus sebelum kembali ke daerah asal pada tanggal 23 Agustus 2016. (BS03)