Beritasumut.com-Tim pemberdayaan perempuan lanjut usia (lansia) di Binjai diapresiasi untuk menjadi contoh tim penggerak di daerah lain. Hal ini disampaikan oleh Ketua TP PKK Kota Jogjakarta, Hj Tri Kirana Muslidatun saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke TP PKK Kota Binjai di aula Kantor Walikota, Jalan jenderal Sudirman Binjai, pertengahan pekan ini. Datang bersama anggota Komisi D DPRD dan Kantor Pemberdayaan Masyarakat dan Perempuan Jogjakarta, rombongan tersebut diterima ketua TP PKK Kota Binjai Hj Lisa Andriani Lubis SPsi didampingi wakilnya Hj Nani Timbas Tarigan. Diagendakan, kunker ini selain dalam rangka studi banding, juga untuk mempelajari model pemberdayaan lansia di kota Binjai, seperti yang dilansir di situs resmi binjaikota.go.id, Kamis (11/08/2016). Tri Kirana yang juga ketua Jaringan Perlindungan Anak dan Perempuan Jogjakarta ini mengatakan, kota Jogjakarta saat ini sedang menghadapi masalah booming lansia yang jumlahnya mencapai 11 persen dari jumlah penduduk. "Penyebab booming lansia di Jogja ini karena penduduk yang lahir di era sebelum ada program KB ini, sekarang memasuki umur lansia. Selain itu, kota Jogja ternyata pilihan tempat tinggal bagi lansia yang memasuki pensiun. Makanya di Jogja, jumlah lansia meningkat tajam dan sebagian besar perempuan," papar Ketua TP PKK Jogja. “Dari mana-mana kalau sudah pensiun mereka membuat rumah di Jogja, sebab indeks kebahagian hidup masyarakat di Jogja tertinggi di Indonesia,“ imbuhnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Binjai Hj Lisa Andriani Lubis menyampaikan terima kasih atas kunjungan ketua TP PKK Kota Jogjakarta dan rombongan. Lisa berharap kunjungan ini membawa manfaat bagi upaya peningkatan perlindungan perempuan sekaligus mempererat hubungan silaturahim antara Kota Binjai dengan kota Jogjakarta. (BS02)