Beritasumut.com-Politisi Partai Demokrat (PD) Kota Medan, Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM mengusulkan dibentuknya Panitia Khusus (Pansus) hasil Audit BPK. Hal ini menyusul kerap menguapnya hasil temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Kota Medan. “Kita menyadari selama ini haril dari audit BPK ini kerap menguap dan tidak jelas hasilnya. Maka itu pantas jika digagas pembentukan Pansus hasil Audit BPK,” jelas Hendrik kepada wartawan di Medan, Selasa (02/08/2016). Hendrik menuturkan, ada banyak hasil audit BPK atau hasil temuan BPK di beberapa SKPD sepertinya kurang mendapat tindak lanjut. “Misalnya soal Aset, Pendapatan Asli Daerah kerap menghiasi hasil audit BPK namun menguap begitu saja,” jelasnya. Dia menilai, Pansus ini akan sangat strategis dalam mendukung performa APBD kedepan dan mendukung keberlangsungan pembangunan Kota Medan. “Ini yang kita tekankan ke depan,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Hendrik juga menyarankan adanya evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemko Medan. “Pembenahan ASN juga sangat penting terutama soal kompetensi dari ASN sehingga bisa mendukung keberlangsungan pemerintahan di Pemko Medan,” jelasnya. Seperti dalam hal Aset, Hendrik menilai persoalan ini haruslah disikapi dengan serius mengingat Aset Pemko Medan sangat banyak sekali. “Nah, soal aset ini harus menjadi perhatian dimana pendataan yang dilakukan harus terus menerus katena Aset Pemko Medan memiliki potensi yang sangat besar,” jelasnya. Di persoalan ini, Politisi jebolan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI PPRA ke-52 ini mendukung dibentuknya Pansus aset setiap tahunnya dalam sebagai upaya memperbaiki tata kelola aset Kota Medan. (BS03)