Medan, (beritasumut.com) – Pemerintah Kota Medan terus mendukung program yang terkait dengan pembinaan mental dan spiritual warga Kota Medan. Karenanya melalui peresmian Masjid Akhwanul Ihklas, Walikota Medan Rahudman Harahap mengajak umat Islam di Kota Medan mulai mencintai dan memakmurkan masjid dengan kegiatan keagamaan maupun umum, karena pada hakekatnya masjid juga menjadi sarana berinteraksi dan bersosialisasi serta membentuk kelompok sosial.Hal ini dikatakan Walikota Medan Rahudman Harahap dalam acara peresmian Masjid Akhwanul Ihklas yang berada di lokasi Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Jalan Sei Batugingging, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (04/01/2013). Hadir dalam kesempatan tersebut Kakanwil Kementerian Agama Provisinsi Sumatera Utara Drs H Abdul Rahim, Wakil Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan, ulama serta tokoh masyarakat, Ketua MUI Kota Medan Prof DR M Hata, GM PT Telkom Devisi Riset Sumbagut Indrawan Dedi Pradana, Ketua FKUB Medan Drs H Palit Muda Harahap serta sejumlah Pimpinan SKPD Pemko Medan.“Alhamdulillah telah berdiri dihadapan kita sebuah rumah Allah yang akan menambah motivasi dan semangat kita untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dengan diresmikannya masjid ini di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Medan manjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual para pegawai serta masyarakat sekitar masjid,” ujar Rahudman.Dikatakannya, Kantor Kementerian Agama sebagai instansi yang mengurus tentang hal religi, juga memiliki peranan penting memberikan bimbingan, pemahaman, pengalaman dan pelayanan kehidupan beragama, menanamkan penghayatan moral dan etika keagamaan, membina kualitas pendidikan umat beraga membinan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, memberdayakan umat beragama dan lembaga keagamaan, membina kerukunan umat beragama, menanamkan keselarasan pemahaman keagamaan dengan wawasan kebangsaan Indonesia.“Semua peranan yang ada pada Kantor Kementerian Agama tersebut mendukung program Pemko Medan dalam menjadikan Kota Medan sebagai kota yang religius, untuk itu mari bersama-sama kita upayakan hal tersebut melalui pogram-program yang saling bersinergi, seperti Safari Jumat, Maghrib dan lainnya,” ungkapnya.Ditambahkannya, masjid ini tidak saja tempat sholat tetapi tempat hal membicarakan tentang yang berkaitan dengan moral masyarakat, bisa saja tempat mengaji, untuk itu marilah kita berlomba untuk memakmurkan masjid. Dengan semakin bertambahnya jumlah masjid, semakin meningkat pula yang memakmurkannya. Sekarang ini jumlah masjid dan musholla di Kota Medan sudah 1.040, ini merupakan sutau yang baik, dan Pemko Medan memberikan apresiasi.Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Drs H Iwan Zulhami mengatakan, sejak berdirinya Kantor Kementerian Agama ini belum ada fasiltas tempat ibadah, dan atas kesepakatan serta dukungan dari fungsional dan sektor lainnya, maka dibangunlah masjid ini yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Walikota Medan pada 29 Februari 2012."Alhamdullah hari ini kita resmikan masjid ini," ujarnya.Dikatakannya, dana untuk membangun masjid ini sebesar Rp340,5 juta lebih, namun masih perlu dilakukan pembenahan terhadap masjid, seperti pengadaan perpustakaan dan lainnya, selain itu juga untuk melunasi utang biaya pembangunan masjid.Peresmian masjid juga ditandai dengan penandatangan MoU antara PT Telkom dengan Kakanwil Kementerian Agama Sumatera Utara di bidang pemasangan wifi di seluruh madrasah sebanyak 250 madrasah negeri dan swasta serta 9 pondok pesantren.Acara ini merupakan rangkaian Hari Amal Bakti ke 67 Kementerian Agama RI. Selain peresmian masjid dan penandatangan MoU, juga dilaksanakan launching tafsir Alquran, pemberian buku iqra kepada anak mengaji serta pelantikan pengurus BKMT Masjid Akhwanul Ikhlas. (BS-024)