Siantar, (beritasumut.com)
Korem 022/Pantai Timur dan Denkesyah 01.04.01 Pematang Siantar melaksanakan bakti sosial berupa pengobatan massal dalam rangka Peringatan Hari Infanteri Tahun 2012 di Kantor Camat Siantar Timur, Jalan Siatas Barita, Kota Pematang Siantar, Selasa (18/12/2012).
Sejak pagi lebih kurang 205 orang warga Siantar Timur memadati lokasi pengobatan gratis yang mayoritas orang dewasa dan lanjut usia dan siswa Sekolah Dasar Nurul Nugraha Aulia. Mereka rata-rata memeriksa penyakit dalam dan konsultasi kesehatan antara lain, penyakit kulit, demam, deare dan penyakit lainnya.
Danrem 022/PT Kolonel Inf Restu Widiyantoro dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Dandenkesyah 01.04.01 Letkol Ckm Ricardo S Simanjuntak mengatakan, kegiatan pengobatan massal ini salah satu wujud kepedulian TNI AD khususnya Korem 022/PT terhadap masyarakat yang kurang mampu, atas dasar kesetiakawanan, kekeluargaan dan toleransi, dengan harapan dapat memberikan manfaat serta mempererat tali persaudaraan, sehingga tercipta kemanunggalan TNI-Rakyat.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan serta memperkokoh kemanunggalan TNI-Rakyat serta seluruh elemen masyarakat di wilayah Korem 022/PT. Melalui pengobatan massal ini diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sekaligus untuk menanggulangi berbagai penyakit yang diderita oleh masyarakat.
Kapenrem 022/PT Mayor Caj Prinaldi dalam kesempatan itu menjelaskan, dalam pengobatan massa ini mengerahkan 4 orang Dokter dari Rumkit Tk IV Pematang Siantar dan 2 orang dokter dari Puskesmas Tomuan Kecamatan Siantar Timur serta dibantu 6 orang perawat dari Rumkit Tk IV Pematang Siantar dan 4 orang dari Puskesmas Tomuan. Kegiatan ini berlangsung sampai sore hari, kemudian bagi pasien yang mengalami penyakit berat atau menahun disarankan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Tentara Tk IV Pematang Siantar.
Masih kata Prinaldi, diharapkan masyarakat akan terbantu dengan adanya pengobatan gratis ini, walaupun tidak mungkin secara menyeluruh minimal bisa memberikan pelayanan kesehatan secara baik bagi masyarakat yang membutuhkan. (BS-002)